IFA.id -- Pada Jumat (21/3/25), Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang 10 guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Para korban sedang berkumpul di rumah dinas saat KKB tiba dan melakukan kekerasan fisik.
Setelah menyerang, KKB membakar rumah dinas guru yang terhubung dengan rumah tenaga kesehatan.
Para korban berhasil menyelamatkan diri ke Rumah Sakit Anggruk untuk berlindung.
Baca Juga: 50.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Hijaukan Kawasan Puncak Bogor
Keesokan harinya, Sabtu, 22 Maret 2025, KKB kembali mendatangi rumah sakit dan menemukan Rosalina Rerek Sogen, seorang guru, yang sedang membantu merawat rekan-rekannya.
Rosalina dianiaya dengan senjata tajam hingga meninggal dunia akibat luka sayatan di sekujur tubuh.
Total korban dari insiden ini adalah 10 orang, dengan rincian satu meninggal dunia, tiga luka berat, empat luka sedang, dan dua lainnya selamat tanpa cedera.
Baca Juga: Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar Bersubsidi Jelang Lebaran untuk Stabilkan Harga
Para korban dievakuasi ke Jayapura oleh tim gabungan TNI-Polri untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Selain menyerang guru dan tenaga kesehatan, KKB juga membakar rumah warga di Distrik Anggruk.
Aparat keamanan saat ini terus mengejar pelaku dan berupaya memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Pemkab Pamekasan Jamin Keamanan Pedagang Pasca Insiden Pemukulan
Viral: Pria di Pasuruan Pamer Uang Baru Miliaran, Netizen Heran
Rest Area Jateng Agro Berdikari KM 445B Resmi Dibuka untuk Sambut Pemudik
Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar Bersubsidi Jelang Lebaran untuk Stabilkan Harga
50.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Hijaukan Kawasan Puncak Bogor