IFA.id -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengadakan Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) di 27 kabupaten dan kota.
Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Noneng Komara Nengsih, menyatakan bahwa Opadi memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam berbelanja, mencegah panic buying yang dapat memicu kenaikan harga meskipun stok aman.
Sebanyak 142.900 paket sembako bersubsidi disiapkan dalam Opadi ini. Setiap paket, senilai Rp145.000, dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp72.000.
Baca Juga: Rest Area Jateng Agro Berdikari KM 445B Resmi Dibuka untuk Sambut Pemudik
Paket tersebut berisi 5 kg beras premium, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg tepung terigu.
Opadi dilaksanakan di 54 titik di Jawa Barat, dengan rata-rata dua lokasi per kabupaten atau kota.
Pemilihan lokasi didasarkan pada kajian yang mempertimbangkan jumlah penduduk, perubahan harga, dan tingkat kemiskinan di daerah tersebut.
Dengan adanya Opadi, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok terjaga, variasi harga antarwilayah dapat diminimalkan, dan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.
Artikel Terkait
KEK Industropolis Batang: Serap 58.145 Tenaga Kerja di Sektor Manufaktur, Logistik, dan Distribusi
Coco Willys Ungkap Strategi Raih Rp2 Miliar per Bulan dari TikTok melalui Jago Affiliate
Pemkab Pamekasan Jamin Keamanan Pedagang Pasca Insiden Pemukulan
Viral: Pria di Pasuruan Pamer Uang Baru Miliaran, Netizen Heran
Rest Area Jateng Agro Berdikari KM 445B Resmi Dibuka untuk Sambut Pemudik