daerah

Surabaya Pimpin Pembentukan SSK, BKKBN Dorong Integrasi GDPK untuk Pembangunan SDM

Rabu, 30 April 2025 | 21:13 WIB
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati. (Foto/Kominfo Jatim)

 

IFA.id -- Surabaya mencatatkan prestasi sebagai kota dengan jumlah pembentukan Satuan Pendidikan Siaga Kependudukan (SSK) terbanyak di tahun 2025, dengan total 274 SSK yang tersebar di berbagai satuan pendidikan.

Pencapaian ini terungkap dalam kegiatan yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama pemerintah daerah di Kampus STIESIA Surabaya pada Senin (28/4). 

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menekankan pentingnya integrasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Desak Keadilan Dana Bagi Hasil Tambang, Dapat Dukungan ART

Ia menyatakan bahwa pembangunan kependudukan harus melibatkan berbagai sektor dan menjadi kerja bersama seluruh kementerian, lembaga, dan dinas di daerah.

Bonivasius juga mengingatkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto, dan program-program berbasis keluarga serta kependudukan harus menjadi pondasi kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ia menambahkan bahwa pembinaan keluarga dimulai dari edukasi sejak dini, termasuk melalui pembentukan SSK seperti yang dilakukan di Surabaya. 

Selain Surabaya, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Malang juga menunjukkan kinerja kuat di bidang pendidikan kependudukan, masing-masing dengan 279 dan 166 SSK terbentuk.

Baca Juga: TSE Group Gandeng IPB University Bangun Kapal Riset ‘Papua Lestari’, Teliti Keanekaragaman Hayati dan Satwa Endemik Papua

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Maria Ernawati, menambahkan bahwa GDPK seharusnya menjadi panduan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dengan target-target pembangunan SDM yang harus dikawal setiap tahun, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kesejahteraan keluarga. 

Dalam kesempatan tersebut, beberapa daerah di Jawa Timur mendapat apresiasi atas kinerjanya.

Kota Batu meraih nilai Indeks Pembangunan Berwawasan Kependudukan (IPBK) tertinggi kategori kota sebesar 78,7, disusul Kota Mojokerto (74,4) dan Kota Probolinggo (74,3). Sedangkan untuk kategori kabupaten, Lamongan menempati posisi puncak dengan nilai 73,5.

Tags

Terkini