IFA.id -- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyuarakan keprihatinannya terkait ketimpangan distribusi Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan di wilayahnya.
Ia menilai bahwa kontribusi besar Sulteng terhadap pendapatan nasional dari sektor tambang belum diimbangi dengan alokasi DBH yang proporsional.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap keadilan fiskal bagi daerah penghasil," ujar Gubernur Anwar Hafid dalam pernyataannya.
Pernyataan Gubernur Rusdy mendapat dukungan dari Anggota DPR RI asal Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Anwar menegaskan bahwa perjuangan untuk mendapatkan keadilan dalam pembagian DBH merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di daerah.
"Sulteng membutuhkan keadilan dalam pembagian DBH agar dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Anwar.
Baca Juga: Sekjen Garda Satu Dorong Dukungan Masyarakat NTT untuk Program Gubernur Melki Laka Lena
Isu ini mencuat di tengah meningkatnya aktivitas pertambangan di Sulawesi Tengah, yang menjadi salah satu penyumbang utama pendapatan negara dari sektor tersebut.
Namun, alokasi DBH yang diterima daerah dinilai belum mencerminkan kontribusi nyata yang diberikan.
Pemerintah daerah dan perwakilan legislatif dari Sulteng berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak daerah dalam mendapatkan porsi DBH yang adil, guna mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya.