IFA.id -- Emil Elestianto Dardak, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang cemerlang.
Lahir pada 20 Mei 1984 di Jakarta, Emil mengawali pendidikan internasionalnya di Raffles Institution, Singapura, sebelum melanjutkan studi S1 di University of Wales, Cardiff, Inggris.
Ia kemudian meraih gelar S2 dan S3 di Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang, dengan fokus pada bidang Ekonomi Pembangunan.
Baca Juga: Longsor Tembok Kolam Air di Ponpes Gontor Magelang Tewaskan 4 Santri, 25 Lainnya Luka-luka
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Emil bergabung dengan Bank Dunia sebagai konsultan infrastruktur, sebelum beralih ke sektor swasta.
Ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur Ad Interim PT Indonesia Infrastructure Finance dan Wakil Presiden Eksekutif PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, yang memperkuat pengalaman profesionalnya di sektor pembangunan dan infrastruktur.
Kiprah politik Emil dimulai pada 2015 ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Trenggalek mendampingi Mochamad Nur Arifin.
Baca Juga: Polres Pamekasan Tawarkan Hadiah Rp10 Juta untuk Informasi Keberadaan Dua Bandar Narkoba DPO
Keberhasilan pasangan ini mencetak sejarah sebagai Bupati dan Wakil Bupati termuda di Trenggalek membuktikan kemampuan kepemimpinan Emil dalam dunia pemerintahan.
Pada 2018, Emil kembali berkiprah di level provinsi dengan terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Khofifah Indar Parawansa, dan pada 2025 ia akan kembali terpilih untuk periode kedua.
Selain jabatan politik, Emil aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kemanusiaan.
Baca Juga: Oknum Polisi di Bone Perkosa dan Aniaya Pacar Usia 15 Tahun, Terungkap Usai Korban Melapor
Ia menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur serta Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI), menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sosial dan kemanusiaan.
Emil Dardak juga dikenal sebagai pribadi yang memiliki visi untuk membawa Jawa Timur lebih maju melalui kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan.