IFA.id -- Seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sampang, Madura, menjadi korban pemukulan oleh seorang pengemudi mobil pada Kamis (25/4/2025).
Peristiwa bermula saat pengemudi melakukan pengisian bahan bakar dan meminta transaksi dicatat menggunakan barcode MyPertamina.
Petugas SPBU telah mengikuti prosedur dengan terlebih dahulu mengonfirmasi kepada pengemudi soal jumlah pembelian sebesar Rp25.000.
Baca Juga: Guru Besar FH UNS Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Ijazah Jokowi
Namun saat pengisian berlangsung, petugas tidak sengaja menyebutkan angka Rp200.000, sebelum akhirnya segera membetulkan dan meminta maaf kepada pengemudi.
Kesalahan sebut angka itu rupanya memicu kemarahan pengemudi yang merasa dihina, hingga berujung pada tindakan kekerasan.
Dalam rekaman CCTV yang tersebar luas, tampak petugas berbaju putih dan mengenakan topi berulang kali meminta maaf, tetapi pengemudi tetap turun dari mobil dan memukul bagian wajah petugas. Akibat pukulan tersebut, petugas mengalami luka lebam dan syok.
Baca Juga: Satpol PP Padang Amankan 16 Orang dalam Razia Tempat Hiburan dan Penginapan
Manajemen SPBU membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa petugas telah bekerja sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku di seluruh SPBU Pertamina.
Mereka menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian yang kini sedang menangani kasus tersebut.
Insiden ini pun menjadi sorotan di media sosial, di mana banyak netizen mengecam keras tindakan arogan pengemudi, serta mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas memberikan sanksi terhadap pelaku kekerasan tersebut.
Artikel Terkait
Penembak Petani di Sukabumi Ditangkap, Salah Sasaran saat Berburu Babi
Sidang Militer Oknum TNI AL Pembunuh Wartawati Juwita Dimulai Awal Mei 2025
Guru SMP di Buton Utara Ditemukan Meninggal Setelah Hilang 5 Hari
Satpol PP Padang Amankan 16 Orang dalam Razia Tempat Hiburan dan Penginapan
Guru Besar FH UNS Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Ijazah Jokowi