IFA.id -- Sebuah truk bermuatan makanan beku terguling di perlintasan kereta api (KA) Lamongan akibat sopir yang mengantuk saat mengemudi.
Riyanto, sopir truk asal Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Semarang, Jawa Tengah, mengakui bahwa dirinya mengantuk saat mengemudi pada malam itu. Ia kehilangan kendali dan akhirnya terguling.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Ditangkap atas Pembakaran Gerbong Kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta
Insiden ini menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api di jalur tersebut. Tercatat tujuh perjalanan KA mengalami keterlambatan dengan durasi bervariasi antara 31 hingga 107 menit.
KA yang terdampak antara lain Commuterline Jenggala, Sancaka Utara, Argo Bromo Anggrek, dan Sembrani.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan yang terjadi akibat insiden ini.
Baca Juga: Gubernur Agustiar Sabran Luncurkan Program Satu Rumah Satu Sarjana untuk Tingkatkan SDM Kalteng
Mereka menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan penumpang kereta api.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik dan kewaspadaan saat berkendara, terutama di malam hari, guna menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.