IFA.id -- Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, tidak menghadiri dua sidang perdata di Pengadilan Negeri Solo yang digelar Kamis (24/4/2025). Sidang tersebut terkait gugatan dugaan ijazah palsu dan wanprestasi mobil Esemka.
Ketidakhadiran Jokowi dijelaskan oleh kuasa hukumnya, YB Irpan, yang menyatakan bahwa kliennya sedang menjalankan tugas sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk melayat ke Vatikan atas wafatnya Paus Fransiskus.
"Pak Jokowi saat ini tidak hadir, kan kemarin posisi di Jakarta. Baru saja saya mendengar berita kalau Pak Jokowi menjadi utusan khusus dari Pak Presiden untuk kunjungan atau melayat ke Vatikan," ujar YB Irpan di PN Solo.
Baca Juga: Itinerary Liburan Seru 3 Hari 2 Malam di Jakarta: Wisata, Kuliner, dan Hiburan
Dalam perkara nomor 99/Pdt.G/2025/PN Skt, Jokowi digugat oleh Muhammad Taufiq yang mengatasnamakan kelompok Tolak Ijazah Palsu Usaha Gak Punya Malu (TIPU UGM).
Gugatan tersebut juga melibatkan KPU Kota Solo, SMAN 6 Solo, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai tergugat.
Sementara itu, dalam perkara nomor 96/Pdt.G/2025/PN Skt, Jokowi bersama mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan PT Solo Manufaktur Kreasi digugat terkait wanprestasi produksi mobil Esemka.
Sidang perdana hanya membahas pemeriksaan kelengkapan dokumen dan surat kuasa dari para pihak yang terlibat, tanpa membahas pokok perkara secara langsung.
Baca Juga: Aktivitas Kegempaan Gunung Marapi Meningkat, Status Tetap Waspada
Sidang sempat diskors dua kali karena kuasa hukum tergugat 3, yaitu pihak SMAN 6 Solo, belum terdaftar secara resmi.
Majelis hakim kemudian memberi waktu untuk registrasi sebelum sidang dilanjutkan.
Majelis hakim yang dipimpin oleh Putu Gde Hariadi meminta para pihak untuk menempuh mediasi sebelum pemeriksaan pokok perkara, sesuai dengan ketentuan Pasal 130 HIR dan PERMA No. 1 Tahun 2016.
Baca Juga: Gudang Kasur di Kejayan Pasuruan Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Mesin Sortir Kapuk
Pihak penggugat mengusulkan Prof. Adi Sulistiyono, Guru Besar Hukum Perdata dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, sebagai mediator.
Artikel Terkait
Festival Halal Nusantara: Event Budaya dan Kuliner Ramah Muslim yang Menginspirasi
Glamping Halal di Alam Terbuka Indonesia: Liburan Nyaman, Syariah, dan Penuh Kedamaian
Wisata Halal Ramah Lansia: Liburan Tenang, Aman, dan Bermakna untuk Usia Emas
Wisata Halal di Kawasan Adat Nusantara: Menyatu dengan Budaya Lokal dan Keindahan Alam
Road Trip Halal Melintasi Nusantara: Petualangan Menyusuri Keindahan Alam dan Budaya Indonesia