IFA.id -- Kawasan Puncak, Bogor, dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (2/3/2025) malam.
Tingginya intensitas hujan menyebabkan sungai di wilayah tersebut meluap, merendam permukiman warga di Kecamatan Cisarua, serta merusak beberapa jembatan penghubung.
Luapan air juga mengganggu lalu lintas di Jalan Raya Puncak, menyulitkan pengendara yang hendak melintas.
Baca Juga: Dony Ahmad Munir Resmi Dilantik sebagai Bupati Sumedang 2025-2030, Lanjutkan Pembangunan Daerah
Salah satu jembatan yang terdampak parah berada di Jalan Hankam, Desa Jogjogan, yang selama ini menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas.
Menyikapi kondisi ini, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai bencana tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi situasi darurat ini.
Baca Juga: 17+ Jam Puasa? Negara-Negara Ini Buktikan Ramadan Bukan Cuma Soal Lapar!
Banjir yang melanda Cisarua ini juga berdampak pada akses utama warga, termasuk anak-anak yang harus pergi ke sekolah.
Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan, mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak dengan menyiapkan jembatan sementara, seperti jembatan Bailey, agar akses masyarakat tetap terjaga.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat guna menanggulangi dampak bencana ini, meminimalkan kerugian, dan memastikan mobilitas warga tetap lancar.
Artikel Terkait
Kekayaan dalam Islam: Bagaimana Cara Memperolehnya dengan Halal dan Berkah?
Mengapa Doa Adalah Senjata Terkuat bagi Orang Beriman? Temukan Jawabannya di Sini
17+ Jam Puasa? Negara-Negara Ini Buktikan Ramadan Bukan Cuma Soal Lapar!
Meminta Maaf dan Memaafkan: Kunci Kedewasaan, Kedamaian Batin, dan Hubungan Sosial yang Sehat
Dony Ahmad Munir Resmi Dilantik sebagai Bupati Sumedang 2025-2030, Lanjutkan Pembangunan Daerah