IFA.id -- Seorang petugas SPBU di Sampang, Madura, mengalami kekerasan fisik dari pengemudi mobil yang frustrasi karena barcode pada aplikasi MyPertamina tidak dapat digunakan untuk mengisi BBM bersubsidi.
Insiden ini terjadi ketika pengemudi tersebut mencoba mengisi BBM, namun mengalami kendala teknis dengan sistem verifikasi barcode.
Ketika petugas SPBU menjelaskan bahwa transaksi tidak dapat dilanjutkan tanpa verifikasi yang valid, pengemudi menjadi marah dan menyerang petugas tersebut.
Baca Juga: 510 Personel Gabungan Dikerahkan Cari Iptu Tomi Marbun yang Hilang di Teluk Bintuni
Rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut menunjukkan pengemudi memukul petugas SPBU. Video ini kemudian viral di media sosial, memicu kecaman dari masyarakat dan seruan untuk tindakan hukum terhadap pelaku.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan tentang insiden ini dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Mereka juga berkoordinasi dengan manajemen SPBU untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan memastikan keamanan staf di masa mendatang.
Baca Juga: Avanza Terjun ke Sungai Lae Kombih, Tiga Warga Jambi Dilaporkan Hilang
Kejadian ini menyoroti tantangan dalam implementasi sistem digitalisasi BBM bersubsidi dan perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar.
Pihak berwenang diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan dukungan teknis untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Pemerintah daerah dan Pertamina diharapkan segera mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di SPBU dan memberikan pelatihan kepada petugas dalam menangani situasi konflik, guna memastikan keselamatan mereka saat bertugas.