IFA.id -- Pada H-3 Lebaran 2025, arus mudik melalui Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, mengalami kemacetan sepanjang 5 kilometer.
Antrean kendaraan pemudik memanjang dari arah Limbangan, Kabupaten Garut, hingga mencapai kawasan Pamuncakan sebelum perlintasan kereta Nagreg pada pukul 17.31 WIB.
Kepadatan lalu lintas ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah pemudik yang menuju wilayah Garut dan Tasikmalaya, serta aktivitas bubaran karyawan pabrik di daerah Limbangan menjelang libur Lebaran. Situasi ini menyebabkan arus kendaraan tersendat dan bergerak perlahan.
Baca Juga: Polda Lampung Serahkan Berkas Penembakan Tiga Polisi ke Denpom II/3
Wakasatlantas Polresta Bandung, AKP Agus Budi, mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang melintas di Pos Cikaledong mencapai hampir 21.000 unit, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Petugas kepolisian berupaya mengurai kemacetan dengan koordinasi bersama Polres Garut untuk mengantisipasi titik-titik rawan macet.
Meskipun terjadi kepadatan, hingga saat ini belum diterapkan skema pengalihan arus lalu lintas di Jalur Nagreg.
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Perampingan Struktur Komisaris BUMN Perbankan
Namun, jika kemacetan mencapai area Pamuncakan atau perlintasan rel kereta, langkah pengalihan arus ke Garut akan dilakukan untuk mengatasi situasi tersebut.
Pihak kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 Lebaran. Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.