IFA.id -- Pada Minggu (23/03/25), sebuah kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Saei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Mobil Daihatsu Terios dengan nomor polisi BK 1261 VL yang ditumpangi empat anggota keluarga tertabrak Kereta Api (KA) Sri Bilah U52 relasi Medan-Rantauprapat.
Korban tewas diidentifikasi sebagai Abdul Kahar Adha Marpaung (34), istrinya Wiriyani (32), serta dua anak mereka, Erlio Mauza Adha Marpaung (7) dan Hayyin Princessa Adha Marpaung (3).
Baca Juga: Polisi Tangkap 278 Anggota Geng Kreak saat Konvoi Sepeda Motor di Semarang
Keluarga ini merupakan warga Dusun I, Desa Sijabut Teratai, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. '
Kapolsek Air Batu, AKP S. Tambunan, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat Abdul Kahar mengemudikan minibus dari Dusun VI menuju Kisaran.
Ketika melintasi perlintasan tanpa palang pintu, KA Sri Bilah yang melaju dengan kecepatan tinggi datang dari arah bersamaan, mengakibatkan tabrakan di sisi kanan mobil. Benturan keras membuat kendaraan terseret hingga sekitar 50 meter.
Baca Juga: Tangis Haru Sambut Kepulangan Mak Ribut, TKW Batang yang 19 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
Saksi mata di lokasi menyebut bahwa mobil korban tidak sempat menghindar karena kecepatan kereta yang tinggi.
Tim kepolisian yang tiba di tempat kejadian segera mengevakuasi korban dan membawa mereka ke Rumah Sakit Umum Kisaran.
Saat ini, penyidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut ditangani oleh unit Gakkum Sat Lantas Polres Asahan.