daerah

Jejak Keberagaman dan Toleransi Negara China Pada Umat Muslim

Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:25 WIB
FILE - Anak-anak Uyghur bermain di alun-alun dengan latar belakang poster propaganda bergambar warga Tionghoa Han dan Uighur bertuliskan "Alun-Alun Persatuan Desa Baru Persatuan Kota Hotan", di wilayah Xinjiang, China barat, 20/9/2018 (Bonsernews.com/voaindonesia.com/AP/Andy Wong, File)

Masjid-masjid di Xinjiang tetap menjadi tempat ibadah penting bagi umat Muslim Uighur, meskipun dalam beberapa tahun terakhir ada peningkatan pengawasan yang lebih ketat terhadap praktik keagamaan mereka.

Umat Muslim di China telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang, terutama dalam perdagangan dan ekonomi.

Sejak zaman Dinasti Tang hingga Dinasti Yuan, umat Muslim banyak yang terlibat dalam perdagangan internasional melalui jalur Sutra, yang menghubungkan China dengan Timur Tengah, Asia Tengah, dan Eropa.

Para pedagang Muslim juga memperkenalkan berbagai teknologi dan ilmu pengetahuan yang penting bagi kemajuan China.

(Muhamad Syaghani)

Halaman:

Tags

Terkini