IFA.id -- Pemerintah Kabupaten Gresik memberangkatkan 1.074 pemudik menggunakan 24 bus menuju delapan rute di Jawa Timur.
Program ini dilepas oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, dengan tujuan memberikan layanan mudik yang aman dan nyaman bagi warga.
Rute yang dilayani meliputi Gresik ke Pasuruan, Situbondo, Banyuwangi, Probolinggo, Lumajang, Jember, Malang, Blitar, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Magetan, Lamongan, Bojonegoro, Padangan, dan Ngawi. Setiap rute dilayani oleh bus dengan kapasitas penumpang yang disesuaikan.
Baca Juga: Gubernur Kalteng Gratiskan Sembako di 1.430 Desa Menjelang Lebaran 2025
Bupati Gresik menekankan bahwa program mudik gratis ini tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga mendukung UMKM lokal.
Setiap pemudik menerima hampers berisi produk unggulan UMKM Gresik, seperti keripik dan olahan ikan khas daerah tersebut.
Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan 3B (Bela, Beli, Bagi) yang bertujuan memperkenalkan produk lokal ke masyarakat luas.
Selain itu, hingga saat ini, sebanyak 2.835 pemudik telah menyeberang melalui Pelabuhan Gresik menuju Bawean.
Baca Juga: Kemenag Sumbar Manfaatkan Kuota Haji Tak Terpakai untuk Calon Jemaah Cadangan
Sejak 27 Maret, penyebrangan Gresik-Bawean ditingkatkan menjadi dua kapal per hari untuk mengakomodasi lonjakan pemudik.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 29 Maret, dengan jumlah pemudik ke Bawean diprediksi melebihi tahun sebelumnya yang mencapai 15.000 orang.
Program mudik gratis dan dukungan terhadap UMKM lokal ini mendapat apresiasi dari masyarakat, mencerminkan komitmen Pemkab Gresik dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan mempromosikan produk lokal.
Artikel Terkait
Cara Menjaga Kesehatan Mental bagi Muslim di Era Digital
Menjauhi Toxic People dalam Islam: Kunci Mental yang Sehat
Islam dan Self-Love: Bagaimana Muslim Bisa Mencintai Diri Sendiri?
Kemenag Sumbar Manfaatkan Kuota Haji Tak Terpakai untuk Calon Jemaah Cadangan
Gubernur Kalteng Gratiskan Sembako di 1.430 Desa Menjelang Lebaran 2025