Kamis, 4 Juni 2026

Gempa Pangandaran Terasa di Bandung, Netizen Keluhkan Keterlambatan Informasi BMKG

- Selasa, 25 Maret 2025 | 20:46 WIB
Gempa M5,2 di Pangandaran terasa hingga Bandung, netizen keluhkan keterlambatan info BMKG yang diduga akibat efisiensi operasional. (foto/pinterest)
Gempa M5,2 di Pangandaran terasa hingga Bandung, netizen keluhkan keterlambatan info BMKG yang diduga akibat efisiensi operasional. (foto/pinterest)

IFA.id -- Gempa bumi yang terjadi di Pangandaran dengan magnitudo 5,2 pada Rabu pagi, 13 November 2024, pukul 08.41 WIB, dirasakan hingga ke Bandung dan beberapa wilayah lainnya seperti Garut, Tasikmalaya, dan Cianjur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di 114 km barat daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 27 km dan tidak berpotensi tsunami.

Meskipun gempa tersebut tidak menyebabkan kerusakan signifikan, banyak warga yang merasakan guncangan cukup kuat.

Beberapa netizen mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait keterlambatan informasi dari BMKG mengenai gempa ini.

Baca Juga: Islam Mengajarkan Kejujuran, Ini Cara Menerapkannya dalam Hidup

Mereka menyoroti pentingnya mendapatkan informasi yang cepat dan akurat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Keterlambatan informasi tersebut diduga terkait dengan upaya efisiensi yang dilakukan oleh BMKG.

Beberapa pihak mempertanyakan apakah langkah-langkah efisiensi tersebut mempengaruhi kecepatan dan kualitas penyampaian informasi kepada publik.

Baca Juga: Ghibah dan Fitnah: Bahaya Besar bagi Kehidupan, Ini Cara Menghindarinya

Hal ini menimbulkan diskusi mengenai keseimbangan antara efisiensi operasional dan pelayanan informasi yang vital bagi keselamatan masyarakat.

Menanggapi hal ini, BMKG menyatakan bahwa mereka selalu berupaya memberikan informasi secepat mungkin setelah terjadi gempa.

Namun, mereka juga menekankan bahwa proses pengolahan data memerlukan waktu untuk memastikan akurasi informasi yang disampaikan.

Baca Juga: Keutamaan Silaturahmi: Cara Mempererat Hubungan dan Mencari Berkah

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu merujuk pada sumber resmi untuk mendapatkan informasi terkait gempa bumi dan potensi bencana lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: jawapos.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X