IFA.id -- Pada Kamis malam, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi yang mengakibatkan dua orang terluka.
Erupsi ini memuntahkan kolom abu setinggi lebih dari 8.000 meter, memaksa pihak berwenang untuk meningkatkan status siaga gunung tersebut.
Letusan besar ini terjadi setelah serangkaian erupsi kecil sejak 13 Maret. Seorang juru bicara badan mitigasi bencana melaporkan bahwa satu orang terluka saat evakuasi.
Baca Juga: Pengobatan Ruqyah: Panduan Lengkap Cara dan Manfaatnya dalam Islam
Selain itu, maskapai Jetstar membatalkan penerbangan antara Australia dan Bali pada Jumat pagi akibat abu vulkanik, namun diperkirakan akan melanjutkan operasional pada sore harinya.
Abu dari erupsi menutupi jalan-jalan dan lahan pertanian. Beberapa warga terluka oleh debu panas saat mencoba melindungi ladang jagung mereka.
Pihak berwenang meningkatkan level siaga erupsi ke tingkat tertinggi dan memperluas zona bahaya dari 7 km menjadi 8 km dari kawah, meskipun belum ada perintah evakuasi baru.
Indonesia memiliki hampir 130 gunung berapi aktif dan terletak di Cincin Api Pasifik yang seismik aktif.
Baca Juga: Rahasia Sehat Rasulullah: Cara Teruji Menjaga Fisik dan Mental dengan Sunnah
Erupsi terbaru ini terjadi setelah insiden mematikan pada November tahun lalu ketika gunung berapi tersebut menewaskan setidaknya sembilan orang dan menyebabkan evakuasi massal.
Pihak berwenang telah memperingatkan warga untuk waspada terhadap potensi banjir lahar yang dipicu oleh hujan deras.
Meskipun aktivitas vulkanik meningkat, belum ada perintah evakuasi baru, namun penduduk diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah setempat.
Artikel Terkait
Hutama Karya Raih Kontrak Baru Senilai Rp34,8 Triliun
10 Tips Menjaga Keharmonisan Pernikahan dalam Islam yang Harus Anda Terapkan!
Manfaat Herbal dalam Islam untuk Kesehatan: Rahasia Alami yang Direkomendasikan Nabi
Rahasia Sehat Rasulullah: Cara Teruji Menjaga Fisik dan Mental dengan Sunnah
Pengobatan Ruqyah: Panduan Lengkap Cara dan Manfaatnya dalam Islam