IFA.id -- Pada Kamis sore, 13 Maret 2025, hujan deras mengguyur Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, menyebabkan Sungai Cimande meluap dan merendam empat desa: Cihanjuang, Sukadana, Sindanggalih, dan Sindangpakuwon.
Sebanyak 200 kepala keluarga terdampak oleh banjir ini, dengan sebagian warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, didampingi Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, segera meninjau lokasi banjir untuk memastikan keselamatan warga.
Beliau menyusuri rumah-rumah yang terendam dan membujuk warga yang masih bertahan untuk segera dievakuasi oleh BPBD Sumedang, Basarnas Bandung, dan Forkopimcam Cimanggung.
Pemerintah daerah berencana menyiapkan solusi permanen untuk mengatasi masalah banjir di wilayah tersebut.
Langkah ini mencakup koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk merencanakan dan melaksanakan upaya pencegahan banjir di masa mendatang.
Baca Juga: KPK Amankan Uang Rp2,6 Miliar dalam OTT di OKU Sumsel
Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana banjir.
Edukasi dan pelatihan bagi warga akan dilaksanakan untuk meminimalkan dampak banjir di masa yang akan datang.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak terulang, dan masyarakat dapat merasa lebih aman serta terlindungi dari ancaman banjir.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Artikel Terkait
Polda Banten Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik di Pelabuhan Merak-Bakauheni
KPK Tangkap Delapan Pejabat OKU Terkait Dugaan Suap Proyek PUPR
Pemda Yogyakarta Tutup Akses Kendaraan di Plengkung Nirbaya untuk Konservasi Cagar Budaya
KPK Amankan Uang Rp2,6 Miliar dalam OTT di OKU Sumsel
Polres Jayawijaya Selidiki Kericuhan saat Syukuran Bupati dan Wakil Bupati di Wamena, Enam Orang Terluka