Kamis, 4 Juni 2026

Masyarakat Baduy: Menjaga Tradisi dan Budaya yang Unik di Tengah Kemajuan Zaman

- Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:33 WIB
Ilustrasi suku baduy.  (Badui (Dok. Pemprov Banten)  )
Ilustrasi suku baduy. (Badui (Dok. Pemprov Banten) )

Ifa.id -- Masyarakat Baduy, yang terletak di kawasan pegunungan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Indonesia, adalah kelompok suku yang terkenal dengan budaya unik dan cara hidup yang sangat tradisional.

Terkenal karena upaya mereka untuk menjaga gaya hidup sederhana dan terisolasi dari modernitas, masyarakat Baduy menjadi simbol ketahanan budaya di tengah kemajuan zaman.

Mereka memilih untuk tetap menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran adat yang telah diwariskan turun-temurun, menjadikan mereka salah satu komunitas yang paling menarik dan paling sedikit terpengaruh oleh dunia luar di Indonesia.

 

Baca Juga: Jejak Keberagaman dan Toleransi Negara China Pada Umat Muslim

Masyarakat Baduy memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha di Jawa, dan terus berkembang menjadi komunitas dengan ciri khas budaya yang kental.

Secara historis, mereka adalah keturunan dari suku Sunda yang sudah mendiami wilayah Banten sejak lama, suku Baduy terdiri dari dua kelompok besar: Baduy Dalam dan Baduy Luar.

Kedua kelompok ini memiliki perbedaan signifikan dalam cara hidup dan hubungan mereka dengan dunia luar.

Baca Juga: Tantangan dan Solusi Hukum Islam Kontemporer dalam Dunia Modern

  1. Baduy Dalam: Kelompok ini adalah kelompok yang paling konservatif dan menjaga tradisi mereka dengan sangat ketat.

    Mereka tinggal di desa-desa di dalam hutan yang jauh dari keramaian kota dan sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip adat yang telah diwariskan oleh leluhur mereka.

    Baduy Dalam sangat menjaga kehidupan mereka agar tidak terkontaminasi dengan pengaruh luar, bahkan mereka melarang penggunaan teknologi modern, seperti telepon genggam dan kendaraan bermotor.

    Baca Juga: Tantangan dan Solusi Hukum Islam Kontemporer dalam Dunia Modern
  2. Baduy Luar: Kelompok ini lebih terbuka dibandingkan dengan Baduy Dalam, dan mereka tinggal di desa yang lebih dekat dengan perbatasan dunia luar.

    Meskipun mereka tetap menjaga banyak aspek tradisi Baduy, mereka tidak seketat Baduy Dalam dalam mengikuti aturan adat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X