daerah

Penembak Petani di Sukabumi Ditangkap, Salah Sasaran saat Berburu Babi

Jumat, 25 April 2025 | 15:55 WIB
Seorang pria di Sukabumi salah sasaran tembak petani saat berburu babi, korban selamat dan pelaku ditangkap polisi. (Foto/KOMPAS.co - Riki Achmad Saepulloh)

IFA.id -- Seorang pria berinisial S (45) ditangkap oleh Polres Sukabumi setelah menembak seorang petani, Suyatno (55), yang sedang bekerja di sawahnya di Kampung Cibulakan, Desa Cibulakan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (24/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Suyatno yang sedang menyiangi tanaman padi di sawah miliknya tiba-tiba merasa sakit di bagian punggung sebelah kanan.

Setelah diperiksa, ditemukan luka tembak yang diduga berasal dari senapan angin. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Petugas SPBU di Sampang Dipukul Pengemudi Mobil karena Barcode Tak Bisa Digunakan

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah, menjelaskan bahwa pelaku mengaku tidak sengaja menembak korban karena mengira Suyatno adalah babi hutan yang biasa merusak tanaman.

Pelaku sedang berburu babi di sekitar area tersebut dan tidak menyadari adanya orang lain di lokasi.

Setelah kejadian, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Cicurug dan mengakui perbuatannya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan barang bukti berupa senapan angin yang digunakan.

Baca Juga: 510 Personel Gabungan Dikerahkan Cari Iptu Tomi Marbun yang Hilang di Teluk Bintuni

Suyatno yang mengalami luka tembak di bagian punggung kanan kini dalam kondisi stabil dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Keluarga korban menyatakan bahwa mereka memaafkan pelaku atas kejadian tersebut.

Polres Sukabumi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak sembarangan membawa senjata api atau senapan angin, terutama di area persawahan yang banyak dilalui orang.

Pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan berburu liar untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Tags

Terkini