IFA.id -- Setelah enam hari proses pencarian yang penuh tantangan, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Rafik (55), salah satu korban longsor yang terjadi di Kampung Babakan Randu, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Korban ditemukan pada Kamis (17/4/2025) pagi, tertimbun material longsor yang terdiri atas tanah, batu besar, dan pepohonan. Lokasi penemuan tak jauh dari titik awal dugaan keberadaan korban.
Proses evakuasi berjalan cukup dramatis mengingat kondisi medan yang ekstrem dengan kemiringan sekitar 45 derajat, serta cuaca yang kerap berubah drastis.
Baca Juga: Menikmati Wisata Alam Halal: Pengalaman Spiritual di Tengah Keindahan Alam
Kepala Tim SAR menjelaskan bahwa pencarian sempat dihentikan beberapa kali akibat risiko longsor susulan dan jalan sempit menuju lokasi.
Namun, dengan bantuan alat berat dan kerja sama berbagai pihak, jasad korban akhirnya berhasil diangkat dari timbunan material longsor.
Sesaat setelah ditemukan, jenazah Rafik langsung dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan dishalatkan.
Prosesi pemakaman digelar di kompleks Pesantren Rahmatika 2 Sagalaherang, diiringi tangis haru keluarga, kerabat, dan warga sekitar yang turut menyaksikan pemakaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya potensi bencana longsor di wilayah perbukitan Subang, terutama saat musim hujan.
Warga diminta tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda longsor di wilayah sekitarnya.