daerah

Insiden Pesawat Airfast Sebabkan Penutupan Sementara Runway Bandara Ngurah Rai

Sabtu, 8 Maret 2025 | 15:34 WIB
Runway Bandara Ngurah Rai sempat ditutup akibat kendala teknis pesawat Airfast, menyebabkan penundaan dan pengalihan penerbangan. (Foto/Wikipedia)

IFA.id -- Pada Sabtu, 8 Maret 2025, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali mengalami penutupan sementara landasan pacu akibat insiden yang melibatkan pesawat Airfast dengan nomor registrasi DH PK OAM 6.

Pesawat yang berangkat dari Benete, Sumbawa Barat, mengalami kendala teknis saat mendarat pada pukul 09.26 WITA. Tujuh penumpang di dalamnya berhasil dievakuasi tanpa cedera serius.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Pastikan Gaji Pekerja Wisata Puncak Bogor Dibayar Sebelum Lebaran

Akibat insiden tersebut, pesawat sempat tertahan di runway, sehingga demi alasan keselamatan dan keamanan penerbangan, landasan pacu ditutup sementara.

Penutupan berlangsung dari pukul 10.15 WITA hingga 12.10 WITA untuk evakuasi pesawat dan pemeriksaan landasan.

Penutupan ini berdampak pada operasional bandara, dengan 10 penerbangan keberangkatan mengalami penundaan, terdiri dari lima penerbangan domestik dan lima internasional.

Baca Juga: Pendidikan Islam dan Tantangan Globalisasi: Solusi untuk Menjaga Nilai-Nilai Keislaman

Selain itu, 21 penerbangan kedatangan juga terdampak, termasuk sembilan domestik dan 12 internasional.

Beberapa penerbangan dialihkan ke bandara alternatif seperti Lombok, Surabaya, Makassar, Semarang, Jakarta, dan Banyuwangi.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, runway kembali dibuka pada pukul 13.06 WITA, dan operasional bandara berangsur normal dengan penyesuaian jadwal penerbangan. 

Tags

Terkini