IFA.id -- Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur kembali meletus pada Sabtu, 19 April 2025, pukul 15.45 WITA. Erupsi ini menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi 700 meter di atas puncak gunung.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah utara dan timur laut.
Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan bahwa erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 11 mm dan durasi 99 detik.
Baca Juga: Jukir Cafe di Pasuruan Tantang Duel Polisi, Ditangkap dan Positif Narkoba
Menyusul peristiwa ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak gunung.
Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi bahaya akibat erupsi susulan dan dampak dari abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Selain itu, masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar dingin.
Baca Juga: Oknum Polisi di Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Perempuan
Kondisi ini dapat terjadi akibat hujan yang dapat membawa material vulkanik ke hilir sungai.
Pihak berwenang terus memantau aktivitas gunung ini dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas vulkanik. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat.
Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana, termasuk penyediaan tempat pengungsian dan distribusi masker untuk melindungi warga dari dampak abu vulkanik.
Artikel Terkait
Anak dengan Gangguan Jiwa Serang Ayahnya di Bondowoso, Korban Alami Luka Serius
KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna Utara
Tebing Longsor Timpa Dua Rumah di Trenggalek Akibat Hujan Deras
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Perempuan
Jukir Cafe di Pasuruan Tantang Duel Polisi, Ditangkap dan Positif Narkoba