IFA.id -- Rekonstruksi kasus penembakan tiga anggota polisi oleh seorang oknum prajurit TNI AD di Kabupaten Way Kanan, Lampung, dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 17 April 2025, pukul 07.00 WIB.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara tertutup di lingkungan Satlog Korem 043, Way Halim, Bandar Lampung.
Penasihat hukum keluarga korban, Putri Maya Rumanti, mengonfirmasi agenda rekonstruksi tersebut.
"Iya, besok rekonstruksi kasus penembakan tiga polisi di Way Kanan. Rekonstruksi tidak terbuka untuk umum, informasi yang kami terima sejauh ini hanya diperuntukkan bagi para undangan saja," ujarnya pada Rabu (16/4/2025).
Baca Juga: 14 Napi Rutan Pekanbaru Diduga Pesta Narkoba, Jalani Tes Urine dan Investigasi Lanjutan
Putri menambahkan bahwa kehadiran penasihat hukum dan perwakilan keluarga korban dalam rekonstruksi ini juga dibatasi.
"Disampaikan oleh Komandan Denpom, ini mengingat keamanan dan kenyamanan itu yang disampaikan," tuturnya.
Insiden penembakan tersebut terjadi saat ketiga polisi tengah menggerebek arena sabung ayam ilegal di Way Kanan.
Dalam operasi tersebut, mereka ditembak mati oleh oknum prajurit TNI AD yang diduga terlibat dalam kegiatan perjudian tersebut.
Baca Juga: Lima Penebang Tebu Tersambar Petir di Way Kanan, Satu Tewas dan Empat Luka-Luka
Pihak berwenang belum merilis identitas lengkap pelaku maupun korban. Namun, kasus ini telah menarik perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran mengenai keterlibatan aparat dalam aktivitas ilegal.
Rekonstruksi ini diharapkan dapat mengungkap kronologi lengkap kejadian dan menjadi langkah awal dalam proses hukum terhadap pelaku.
Pihak keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan dan pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.
Artikel Terkait
AYP Hadiri HUT ke-695 Bone, Dorong Kabupaten Jadi Sentra Pembangunan Indonesia Timur
Korban Kecelakaan Tragis di Tuban Merupakan Keluarga Asal Nganjuk
Kronologi Kecelakaan Maut di Tuban Satu Keluarga Asal Nganjuk Tertabrak Truk Fuso, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Lima Penebang Tebu Tersambar Petir di Way Kanan, Satu Tewas dan Empat Luka-Luka
14 Napi Rutan Pekanbaru Diduga Pesta Narkoba, Jalani Tes Urine dan Investigasi Lanjutan