IFA.id -- Setelah penutupan selama perayaan Hari Raya Nyepi, layanan penyeberangan di Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk di Bali dan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur, kembali dibuka pada Minggu, 30 Maret 2025, pukul 06.00 WITA.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi, menyatakan bahwa kapal pertama yang sandar di Pelabuhan Gilimanuk adalah KMP Nusa Dua, diikuti oleh KMP Suwarna Cakra dan KMP Pancar Indah.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,5 Juta agar Sopir Angkot Puncak Tidak Beroperasi saat Lebaran
Proses pembukaan kembali berjalan lancar dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian dan PT ASDP Indonesia Ferry.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa, pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pemeriksaan terhadap kendaraan, orang, dan barang di pintu keluar pelabuhan menuju Bali. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif pasca-Nyepi.
Penutupan sementara penyeberangan Selat Bali selama Nyepi merupakan rutinitas tahunan untuk menghormati perayaan tersebut.
Baca Juga: Remaja di Pinrang Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual terhadap 16 Anak
Penutupan berlangsung dari Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 05.00 WITA hingga Minggu, 30 Maret 2025, pukul 06.00 WITA.
Pihak berwenang mengimbau pengguna jasa penyeberangan untuk tetap tertib dan mengikuti aturan demi kelancaran bersama.
Diharapkan, dengan koordinasi yang baik antara petugas dan pengguna jasa, arus penyeberangan pasca-Nyepi dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Artikel Terkait
Pentingnya Hubungan Sosial dan Silaturahmi dalam Islam
60 Ucapan Idul Fitri 2025 dalam Bahasa Arab, Inggris, dan Terjemahan Indonesia
PLN Siapkan Pasokan Listrik 40 MW untuk KEK Gresik, Beroperasi Juli 2025
Remaja di Pinrang Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual terhadap 16 Anak
Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,5 Juta agar Sopir Angkot Puncak Tidak Beroperasi saat Lebaran