IFA.id -- Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, mengalami pertumbuhan ekonomi signifikan setelah pembukaan Jembatan Jongbiru yang menghubungkan desa tersebut dengan Bandara Dhoho Kediri.
Peningkatan infrastruktur ini telah mengubah desa yang sebelumnya sepi menjadi lebih hidup, mendorong warga untuk memulai berbagai usaha.
Sejak jembatan tersebut diresmikan, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jongbiru meningkat hingga 50 persen dibandingkan sebelumnya.
Warga setempat memanfaatkan peluang ini dengan membuka toko kelontong, bisnis kuliner, dan penyediaan jasa kos-kosan untuk memenuhi kebutuhan pendatang dan pekerja terkait bandara.
Peningkatan volume kendaraan yang melintasi Jembatan Jongbiru juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi desa.
Arus lalu lintas yang meningkat membawa lebih banyak pelanggan potensial bagi UMKM lokal, sehingga pendapatan warga pun ikut naik.
Keberadaan jembatan sebagai akses utama menuju Bandara Dhoho tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Sumedang Siapkan Smart Pole, Langkah Baru Menuju Smart City
Warga yang sebelumnya kesulitan menjangkau pasar kini dapat lebih mudah memasarkan produk dan jasa mereka.
Dengan infrastruktur yang semakin baik, Desa Jongbiru diharapkan terus berkembang sebagai pusat ekonomi lokal.
Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk memastikan pertumbuhan ini berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.
Artikel Terkait
Tips Efektif Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak agar Tumbuh Menjadi Pribadi Berbudi Luhur
Cara Menyenangkan Mengajarkan Anak Membaca Al-Qur’an, Bunda Wajib Tahu!
Sumedang Siapkan Smart Pole, Langkah Baru Menuju Smart City
Adab Sebelum Ilmu: Kunci Sukses dalam Pendidikan Islam yang Harus Diketahui
Garda Satu Pamekasan Adakan Silaturahmi dengan Nurul Ghufron untuk Konsolidasi dan Pengawasan Pemerintahan