IFA.id -- Seorang warga dilaporkan tewas dalam insiden penembakan di area tambang emas Ratatotok, Minahasa Tenggara.
Menyusul kejadian ini, delapan anggota Brimob Polda Sulawesi Utara (Sulut) telah ditempatkan dalam tahanan khusus (patsus) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolda Sulut, Irjen Pol Yudhiawan, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami keterlibatan anggota Brimob dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Terungkap, Mobil Berisi Kerangka Manusia di Aspol Gresik Milik Anggota Polri
"Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan memastikan kasus ini ditangani secara profesional," ujarnya.
Polisi juga masih mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna mengungkap kronologi kejadian.
Kasus ini mendapat perhatian serius dari masyarakat, mengingat konflik di area pertambangan kerap menimbulkan ketegangan.
Baca Juga: Pemkab Temanggung Prioritaskan Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2025
Sejumlah warga berharap pihak kepolisian bertindak transparan dalam mengusut kasus ini serta memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Sementara itu, situasi di lokasi kejadian dikabarkan mulai kondusif, meski aparat masih berjaga untuk mengantisipasi potensi ketegangan lebih lanjut.
Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap fakta di balik insiden ini dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur dalam tindakan anggotanya.
Artikel Terkait
Makanan Halal yang Mengandung Kalium untuk Kesehatan Pembuluh Darah
Perkataan yang Baik adalah Cerminan Keimanan dalam Islam
Banjir 1,5 Meter Landa Probolinggo, Satu Warga Dilaporkan Meninggal
Pemkab Temanggung Prioritaskan Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2025
Terungkap, Mobil Berisi Kerangka Manusia di Aspol Gresik Milik Anggota Polri