IFA.id -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Grobogan menyebabkan jalur kereta api terendam banjir.
Akibatnya, tiga kereta harus dialihkan ke jalur selatan, sementara dua perjalanan lainnya terpaksa dibatalkan.
Kondisi ini membuat penumpang yang sudah bersiap melakukan perjalanan harus menunggu kepastian lebih lanjut dari pihak kereta api.
Baca Juga: Terekam CCTV, Detik-Detik Grand Livina Tabrak Truk di Ngawi
Beberapa di antara mereka tampak kebingungan karena perubahan jadwal mendadak.
Menurut petugas PT KAI, banjir yang menggenangi jalur rel berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.
"Keamanan penumpang adalah prioritas utama, sehingga kami mengambil langkah untuk mengalihkan dan membatalkan perjalanan," ujar salah satu petugas di lokasi.
Baca Juga: Kapal Tanker Hilang Kendali, Hantam Rumah Warga dan Pos Polisi di Batam
Sementara itu, tim teknis telah dikerahkan untuk memantau kondisi jalur dan memastikan kapan rel bisa kembali digunakan.
Hingga kini, pihak berwenang terus memantau perkembangan cuaca serta berupaya menginformasikan perubahan perjalanan kepada penumpang agar tidak terjadi kepadatan di stasiun.
Masyarakat yang terdampak diimbau untuk selalu mengecek informasi terbaru mengenai perjalanan kereta api dan mempertimbangkan alternatif transportasi lain hingga jalur kembali normal.
Artikel Terkait
Zakat Fitrah Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Investasi Akhirat! Pelajari Cara, Waktu, dan Nominalnya di Sini!
Dokter Herlambang Andreka: Mengabdi untuk Papua Lewat Kepolisian
Ratusan Rumah di Karawang Masih Terendam, Warga Bertahan di Tengah Banjir
Kapal Tanker Hilang Kendali, Hantam Rumah Warga dan Pos Polisi di Batam
Terekam CCTV, Detik-Detik Grand Livina Tabrak Truk di Ngawi