Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Kembali Rendam Kompleks Griya Bandung Indah, Warga Desak Normalisasi Sungai

- Selasa, 4 Maret 2025 | 17:31 WIB
Banjir akibat luapan Sungai Cipeso merendam ratusan rumah di Kompleks Griya Bandung Indah. (Foto/Tribun Jabar)
Banjir akibat luapan Sungai Cipeso merendam ratusan rumah di Kompleks Griya Bandung Indah. (Foto/Tribun Jabar)

IFA.id -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Senin (3/3/2025) menyebabkan banjir di Kompleks Griya Bandung Indah (GBI), Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Jawa Barat.

Meluapnya Sungai Cipeso akibat curah hujan tinggi mengakibatkan ratusan rumah terendam.

RW 10 menjadi area terdampak paling parah, dengan 270 rumah terendam banjir setinggi 60 sentimeter.

Ketua RW 10, Ahmad Sanusi (58), berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir berulang.

Baca Juga: Makanan Halal yang Mengandung Vitamin E untuk Kesehatan Kulit

Ia menjelaskan bahwa banjir kali ini berdampak pada empat RW, yaitu RW 8, RW 9, RW 10, dan RW 12.

Jika di jalanan ketinggian air sudah 60 cm, maka pasti air masuk ke dalam rumah. Bahkan, sekolah dasar turut terdampak dikarenakan lokasinya yang lebih rendah dibandingkan daerah sekitar.

Menurutnya, banjir selalu terjadi saat Sungai Cipeso meluap, yang diperparah oleh sedimentasi tinggi yang menghambat aliran air.

Ia mengungkapkan bahwa sejak 2015, kondisi banjir semakin parah akibat penumpukan lumpur di sungai tersebut.

Baca Juga: Resep Roti Pisang Halal yang Lembut dan Manis

Keberadaan pintu air dan mesin penyedot sejak 2018 cukup membantu mempercepat surutnya air.

Dengan alat ini, genangan bisa hilang dalam 24 jam, sedangkan sebelumnya, air bisa bertahan hingga tiga hari.

Namun, warga menilai penanganan pemerintah kurang optimal. Normalisasi sungai selama ini hanya sebatas pemotongan rumput, tanpa adanya pengerukan sedimentasi yang dibutuhkan untuk mencegah banjir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X