Kamis, 4 Juni 2026

Warga Mantrijeron Sulap Sampah Jadi Pupuk, Biopori Jumbo Jadi Solusi Hijau

- Jumat, 21 Februari 2025 | 16:46 WIB
RW 5, Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta (foto/youtube)
RW 5, Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta (foto/youtube)

IFA.id -- Di RW 5, Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta, warga berhasil mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos menggunakan teknologi Biopori Jumbo.

Berbeda dari biopori biasa, metode ini memanfaatkan lubang berdiameter lebih besar dan kedalaman hingga empat meter, sehingga mampu menampung lebih banyak sampah tanpa menimbulkan bau atau pencemaran lingkungan.

Program ini digagas oleh Sumarsini, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur, yang bertekad menghijaukan lingkungan setelah pensiun.

Baca Juga: Budidaya Sidat: Peluang Bisnis Menggiurkan dengan Keuntungan Ratusan Juta dalam Setahun

Dengan semangat gotong royong, gang-gang sempit di daerahnya kini dipenuhi tanaman produktif seperti jahe merah, kencur, dan seledri.

Selain menghijaukan kota, tanaman ini juga membantu menyerap polusi udara.

Sistem Biopori Jumbo bekerja dengan memfermentasi sampah organik menggunakan EM4 dan tetes tebu, menghasilkan kompos berkualitas dalam waktu 3–4 bulan.

Kompos ini kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam, menghemat biaya budidaya.

Lurah Mantrijeron, Samsu, menyatakan bahwa inovasi ini menjadi solusi praktis bagi kota yang mengalami keterbatasan lahan, sekaligus mengurangi volume sampah secara mandiri.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: Youtube Tanilink TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X