IFA.ID--Paska PKN Kader PMII Jakarta Gelar Aksi Sosial “Semangat Berbagi di Bulan Suci Ramadan”Setelah mengikuti Pelatihan Kader Nasional (PKN), kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta menggelar aksi sosial bertajuk “Semangat Berbagi di Bulan Suci Ramadan” yang dilaksanakan pada Sabtu, 05 Maret 2026, di sekitar wilayah Matraman, Jakarta Timur.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Rama Machriza dan Fuad Syahrudin sebagai bentuk implementasi nilai-nilai pengabdian kader kepada masyarakat. Dalam aksi sosial tersebut, dibagikan 50 paket bakso, 50 paket kurma, 50 paket beras, serta 20 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat sekitar.Baca Juga: Sengketa Properti di Kota Wisata Picu Intimidasi, Call Center 110 Tak Respons saat Minta Penghuni Rumah Pertolongan
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kader PMII dan masyarakat.
Rama Machriza menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai yang diperoleh setelah mengikuti Pelatihan Kader Nasional. Menurutnya, kader PMII tidak hanya dituntut untuk berkembang secara intelektual dan organisatoris, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan dan pelayan umat.Baca Juga: Ortu Korban Sebut Punya Bukti Keterlibatan Yayasan Advent 14 Bekasi dalam Tuntutan Rp10 Triliun
Ia menjelaskan bahwa bulan suci merupakan momentum terbaik untuk menumbuhkan semangat solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan spiritual. Oleh karena itu, pembagian beras dan makanan siap saji diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, sementara pembagian Al-Qur’an menjadi upaya mendukung peningkatan kualitas ibadah dan pendidikan keagamaan warga.
Lebih lanjut, Rama menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat nilai kemanusiaan, mempererat hubungan sosial antara kader dan masyarakat, serta meneguhkan peran PMII sebagai organisasi yang responsif terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi kader untuk membangun kepekaan sosial, kepemimpinan, dan tanggung jawab kolektif.Baca Juga: Narasi Prematur Dipersoalkan, Kronologi Lengkap Penetapan Ramses Sinurat Ungkap Proses Sesuai KUHAP!
Adapun manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan, tetapi juga oleh kader PMII sendiri. Masyarakat mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dan dukungan spiritual, sementara kader memperoleh pengalaman berharga dalam mengorganisir kegiatan sosial, memperkuat solidaritas internal, serta meningkatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Fuad Syahrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur dan komitmen kader untuk terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan utamanya adalah berbagi kebahagiaan di bulan suci dan mempererat kebersamaan. Ia berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat hubungan baik antara PMII dan masyarakat.Baca Juga: Tak Kooperatif dan Diduga Melarikan Diri, Ramses Sinurat Abaikan Pemeriksaan Kasus Kekerasan Anak
Melalui kegiatan “Semangat Berbagi di Bulan Suci”, kader PMII Jakarta menunjukkan bahwa semangat kaderisasi tidak berhenti pada ruang-ruang pelatihan, tetapi berlanjut dalam aksi nyata di tengah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai gerakan sosial berkelanjutan yang mampu memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kebermanfaatan organisasi. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, PMII Jakarta berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih peduli, harmonis, dan berkeadilan.Baca Juga: Narasi Prematur Dipersoalkan, Kronologi Lengkap Penetapan Ramses Sinurat Ungkap Proses Sesuai KUHAP!
Artikel Terkait
Amar Ma’ruf Nahi Munkar: Spirit Islam di Balik Aksi Damai