Jumat, 17 Juli 2026

Perkuat Komunikasi, DPRD Kota Bekasi Dorong Pembangunan Sekretariat RW di Seluruh Wilayah Kota

photo author
- Rabu, 19 November 2025 | 16:42 WIB
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal. (Dok. Humas DPRD Kota Bekasi)
Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal. (Dok. Humas DPRD Kota Bekasi)

IFA.id — Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, meminta Pemerintah Kota Bekasi memprioritaskan pembangunan sekretariat Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah kota.

Dari total 1.020 RW, masih banyak lingkungan yang belum memiliki balai atau ruang sekretariat yang menjadi pusat aktivitas dan koordinasi masyarakat.

Faisal menilai keberadaan sekretariat RW sangat penting sebagai ruang komunikasi antara warga, pengurus RT–RW, serta lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan sosial.

Menurutnya, fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor administrasi, tetapi juga wadah interaksi yang mendorong partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Realisasi PAD Kota Bekasi Baru 66 Persen, DPRD Tegur Wali Kota dan Ingatkan Risiko Gagal Capai Target

“Fungsinya sangat vital. Selain untuk koordinasi para pengurus, sekretariat juga bisa menjadi pusat kegiatan warga,” kata Faisal, Senin (3/11/2025).

Ia menegaskan bahwa DPRD akan mengusulkan pembangunan sekretariat RW dalam pembahasan bersama Pemkot Bekasi, khususnya di wilayah perkampungan yang dinilai paling membutuhkan fasilitas tersebut.

Inventarisasi kebutuhan RW akan dilakukan sebelum usulan dimasukkan dalam program kerja pemerintah.

“Kami akan melakukan inventarisasi dan memberikan masukan kepada pemerintah agar bisa diprioritaskan,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Bekasi Desak Percepatan Proyek Fisik: Realisasi Anggaran 2025 Dinilai Masih Lamban

Faisal menambahkan, penyediaan sekretariat RW sejalan dengan kebutuhan jangka panjang pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat lingkungan.

Ia mencontohkan praktik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membeli lahan warga di kawasan nonkomersial untuk kemudian dijadikan sekretariat RW.

“Pemkot Bekasi bisa meniru langkah itu. Dengan luas tanah sekitar 150 meter persegi, pemerintah dapat membangun sekretariat sekaligus mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” jelasnya.

Konsep sekretariat yang digabungkan dengan taman lingkungan, lanjut Faisal, akan memberi dua manfaat sekaligus: sarana bagi warga untuk beraktivitas serta peningkatan ruang hijau di tengah permukiman yang semakin padat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X