Jumat, 17 Juli 2026

Salak Bali: Warisan Pertanian Dunia yang Terjaga Kelestariannya

- Jumat, 21 Februari 2025 | 16:02 WIB
Salak Bali (foto/pinterest)
Salak Bali (foto/pinterest)

IFA.id -- Sejak 24 September 2024, Salak Bali resmi menyandang status sebagai Warisan Pertanian Penting Dunia (Globally Important Agricultural Heritage Systems/GIAHS) yang diberikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Pengakuan ini menjadikan salak Bali sejajar dengan komoditas pertanian lain yang memiliki nilai historis, ekologis, dan sosial tinggi.

Keberhasilan ini tak lepas dari sistem pertanian tradisional yang telah berlangsung turun-temurun serta peran aktif petani dalam menjaga keanekaragaman hayati di Bali.

Baca Juga: Habibi Garden: Smart Farming Berbasis IoT, Bertani Lebih Efisien Hanya Lewat Smartphone

Budidaya salak Bali dikenal dengan sistem pertanian yang selaras dengan alam.

Para petani memanfaatkan metode organik dan memadukan teknik konservasi lahan dengan filosofi Tri Hita Karana, yaitu keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Selain itu, sistem irigasi subak, yang sudah lebih dulu diakui sebagai warisan budaya UNESCO, turut mendukung keberlanjutan perkebunan salak di Bali.

Dengan cara ini, kualitas salak tetap terjaga, dan produktivitasnya terus meningkat tanpa merusak ekosistem sekitar.

Baca Juga: Agrotani Lembang: Pemasaran Satu Pintu untuk Petani Tomat Beef yang Lebih Sejahtera

Pengakuan dari FAO ini tidak hanya meningkatkan citra salak Bali di pasar internasional, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi petani untuk mengembangkan usahanya.

Dengan adanya label GIAHS, produk salak Bali memiliki daya saing yang lebih tinggi serta potensi ekspor yang semakin luas.

Pemerintah dan komunitas pertanian setempat pun terus berupaya menjaga kelestarian sistem pertanian ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X