IFA.id -- Mas Riyadh Ramadhan, pendiri KIS Fruit, berhasil mengembangkan bisnis melon premium menggunakan metode organik.
Nama KIS Fruit merupakan akronim dari Kebun Ijo Sejahtera dengan slogan "Maniskan Indonesia."
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, dukungan keluarga menjadi faktor utama yang mendorong kesuksesannya dalam menjalankan usaha ini.
Baca Juga: Arif Firmansyah: Bangun Usaha Sampingan dengan 2-3 Jam Sehari, Raup Omzet Ratusan Juta
KIS Fruit dikenal sebagai produsen melon organik berkualitas tinggi, khususnya varietas Royal Musk dan Golden Emerald.
Royal Musk memiliki kulit hijau dengan daging oranye yang menggugah selera, sedangkan Golden Emerald dikenal dengan rasa manis khasnya.
Dengan menerapkan metode pertanian organik, KIS Fruit memastikan produk yang sehat dan berkualitas.
Baca Juga: Hikmah Ramadhan untuk Menemukan Ampunan dan Rahmat di Bulan Suci
Setiap greenhouse mampu menghasilkan hingga 1 ton melon dalam satu kali panen. Harga jualnya pun cukup tinggi, yakni Rp95.000 untuk Royal Musk dan Rp85.000 untuk Golden Emerald.
Namun, budidaya melon premium ini memiliki tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan suhu antara Indonesia dan Jepang, yang menyebabkan tingkat keberhasilan panen hanya sekitar 50%.
Mas Riyadh menggunakan metode pertanian ramah lingkungan dengan meracik sendiri pestisida dan fungisida organik.
Baca Juga: Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Ramadhan untuk Raih Keberkahan dengan Persiapan Optimal
Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas buah tetap alami serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Dengan luas lahan 3.000 meter persegi dan empat greenhouse, KIS Fruit terus berinovasi untuk menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Artikel Terkait
Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Ramadhan untuk Raih Keberkahan dengan Persiapan Optimal
Bang Ami: Melestarikan Cita Rasa Betawi di Tengah Modernisasi
Kampung Talas: Anak Muda Dorong Ekonomi Desa Lewat Pertanian
Hikmah Ramadhan untuk Menemukan Ampunan dan Rahmat di Bulan Suci
Arif Firmansyah: Bangun Usaha Sampingan dengan 2-3 Jam Sehari, Raup Omzet Ratusan Juta