Dunia ini hanya taman peristirahatan di tengah perjalanan panjang menuju keabadian. Maka bersikaplah seperti musafir berhenti sejenak, menikmati keindahan, tapi tak lupa arah pulang.
Baca Juga: Hujan, Cinta, dan Keajaiban Waktu: Cerita Kecil Tentang Doa yang Dikabulkan
Artikel Terkait
Bangun Pagi, Niat Suci: Begini Cara Menjadikan Pekerjaan Sebagai Ibadah
Dari Sawah ke Kota: Bagaimana Hujan Menjadi Sumber Kehidupan
Kerja Keras dengan Hati Lillah: Tren Baru Profesional Muslim di Era Digital