Kamis, 4 Juni 2026

Doa Setelah Sholat Maghrib untuk Ampunan dan Cahaya Hati

- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 06:13 WIB
Doa setelah Maghrib adalah cahaya hati yang menuntun jiwa di tengah gelapnya dunia. (Foto/Ilustrasi)
Doa setelah Maghrib adalah cahaya hati yang menuntun jiwa di tengah gelapnya dunia. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id – Pernah ada momen ketika langit senja perlahan berganti gelap, dan di sela warna jingga tersisa rasa damai yang sulit digambarkan. Itulah saat maghrib, momen peralihan siang menuju malam, penuh makna sekaligus penuh peringatan.

Sholat Maghrib bukan hanya kewajiban, tetapi juga momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan doa setelah sholat Maghrib, meski singkat, bisa menjadi sumber cahaya hati dan ampunan yang luas.

Maghrib: Waktu yang Penuh Rahasia

Waktu maghrib sering disebut sebagai waktu sakral. Dalam hadis, Rasulullah SAW mengingatkan agar anak-anak dikumpulkan saat matahari terbenam, karena pada waktu itu banyak jin dan setan yang bertebaran.

Itulah mengapa doa setelah sholat Maghrib sangat penting: ia menjadi perisai rohani, membentengi hati dari kegelapan lahir dan batin.

Baca Juga: Idul Adha dan Gotong Royong: Spirit Kebersamaan Umat

IFA.id mencatat, dalam tradisi Islam, waktu maghrib adalah pengingat tentang kefanaan dunia. Siang yang terang perlahan ditutup malam yang pekat.

Begitu juga kehidupan: ada awal, ada akhir. Doa pada waktu maghrib seakan menegaskan kerendahan hati seorang hamba yang memohon ampunan, sebelum malam panjang datang menyelimuti.

Doa Setelah Sholat Maghrib

Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan setelah sholat Maghrib. Salah satu doa yang dianjurkan untuk memohon ampunan dan cahaya hati adalah:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

Allāhumma aj‘al fī qalbī nūran wa fī basharī nūran wa fī sam‘ī nūran wa ‘an yamīnī nūran wa ‘an yasārī nūran wa min fauqī nūran wa min taḥtī nūran waj‘al lī nūran.

Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, pada penglihatanku cahaya, pada pendengaranku cahaya, di kananku cahaya, di kiriku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.”

Baca Juga: Masjid Besar Gelar Salat Id Akbar, Jamaah Membludak

Doa ini penuh makna. Ia mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang bagaimana hati, mata, dan telinga dibimbing oleh cahaya ilahi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB

Terpopuler

X