IFA.id – Pernah ada momen ketika langit senja perlahan berganti gelap, dan di sela warna jingga tersisa rasa damai yang sulit digambarkan. Itulah saat maghrib, momen peralihan siang menuju malam, penuh makna sekaligus penuh peringatan.
Sholat Maghrib bukan hanya kewajiban, tetapi juga momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan doa setelah sholat Maghrib, meski singkat, bisa menjadi sumber cahaya hati dan ampunan yang luas.
Maghrib: Waktu yang Penuh Rahasia
Waktu maghrib sering disebut sebagai waktu sakral. Dalam hadis, Rasulullah SAW mengingatkan agar anak-anak dikumpulkan saat matahari terbenam, karena pada waktu itu banyak jin dan setan yang bertebaran.
Itulah mengapa doa setelah sholat Maghrib sangat penting: ia menjadi perisai rohani, membentengi hati dari kegelapan lahir dan batin.
Baca Juga: Idul Adha dan Gotong Royong: Spirit Kebersamaan Umat
IFA.id mencatat, dalam tradisi Islam, waktu maghrib adalah pengingat tentang kefanaan dunia. Siang yang terang perlahan ditutup malam yang pekat.
Begitu juga kehidupan: ada awal, ada akhir. Doa pada waktu maghrib seakan menegaskan kerendahan hati seorang hamba yang memohon ampunan, sebelum malam panjang datang menyelimuti.
Doa Setelah Sholat Maghrib
Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan setelah sholat Maghrib. Salah satu doa yang dianjurkan untuk memohon ampunan dan cahaya hati adalah:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا
Allāhumma aj‘al fī qalbī nūran wa fī basharī nūran wa fī sam‘ī nūran wa ‘an yamīnī nūran wa ‘an yasārī nūran wa min fauqī nūran wa min taḥtī nūran waj‘al lī nūran.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, pada penglihatanku cahaya, pada pendengaranku cahaya, di kananku cahaya, di kiriku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.”
Baca Juga: Masjid Besar Gelar Salat Id Akbar, Jamaah Membludak
Doa ini penuh makna. Ia mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang bagaimana hati, mata, dan telinga dibimbing oleh cahaya ilahi.
Artikel Terkait
Syukur Nikmat dalam Doa: Cara Hidup Tanpa Kekurangan
Doa Syukur Nikmat yang Membuat Hidup Lebih Tenang
Doa Syukur Nikmat Singkat yang Penuh Makna
Suasana Idul Adha 2025: Semarak Kurban di Nusantara