IFA.id melihat, warisan ini sangat relevan di era modern ketika banyak orang mencari "me time". Hanya saja, "me time" sejati justru ditemukan dalam "Him-time", waktu bersama Allah.
Baca Juga: Fenomena Sedekah dan Zakat di Tengah Krisis Ekonomi Global
Akhirnya, dzikir dan doa malam adalah sebuah perjalanan batin yang sederhana tapi dalam. Tidak perlu kalimat panjang atau bacaan rumit, cukup dengan hati yang ikhlas.
Setiap bisikan doa adalah langkah mendekat ke arah ketenangan sejati. Jadi, siapa pun yang merasa jenuh dengan hiruk-pikuk dunia, cobalah duduk hening di malam hari. Sebut nama Allah, panjatkan doa, dan biarkan hati menemukan rumahnya.
Baca Juga: Startup Fintech Syariah Permudah Bayar Zakat Satu Klik
Artikel Terkait
Menjelang Idul Fitri, Tren Pembayaran Zakat Online Melonjak
Baznas Catat Rekor Tertinggi Penghimpunan Zakat 2025
Mengenal Akhlak Rasulullah untuk Generasi Muda : Keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari
Transparansi Zakat: Bagaimana Lembaga Menjaga Kepercayaan Publik?
Zakat Produktif: Dari Mustahik Jadi Muzaki, Benarkah Efektif?