IFA.id – Setiap menjelang Idul Fitri, pembayaran zakat fitrah selalu menjadi perhatian. Tahun 2025 ini, fenomena menarik muncul: zakat online mengalami lonjakan tajam dibanding tahun sebelumnya. Aplikasi zakat digital dan marketplace menjadi pilihan favorit umat Muslim dalam menunaikan kewajiban ini.
Baca Juga: Zakat Digital Meningkat, Generasi Muda Jadi Donatur Terbesar
Dengan hanya beberapa sentuhan di layar ponsel, zakat dapat tersalurkan ke lembaga resmi dalam hitungan detik. IFA.id mencatat, tren ini membuat zakat lebih mudah diakses, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Baca Juga: Makna Hijrah di Era Digital : Kaitkan dengan perubahan hidup di tengah teknologi
Baznas melaporkan, jumlah pembayaran zakat online meningkat hingga 55 persen dibanding Ramadan tahun lalu. Lonjakan ini tidak hanya dipicu oleh kemudahan teknologi, tetapi juga kampanye masif dari lembaga zakat dan fintech syariah yang mendorong kesadaran umat.
Baca Juga: KH. Hasyim Muzadi: Ulama yang Lantang Lawan Korupsi
Transparansi menjadi faktor penting dalam pertumbuhan zakat digital. Setiap donatur bisa memantau laporan penyaluran secara real time, sehingga rasa percaya masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin kuat.
Baca Juga: Kolaborasi KPK dan Ulama: Strategi Membangun Budaya Antikorupsi
Fenomena zakat online menjelang Idul Fitri ini menjadi tanda bahwa digitalisasi ibadah semakin diterima luas. Jika tren ini terus berlanjut, bukan mustahil zakat digital akan menjadi standar utama pembayaran zakat di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel Terkait
Cadangan Devisa RI Naik Tipis ke US$152,6 Miliar per Juni 2025, Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tantangan Global
Telkomsel Menorehkan Empat Penghargaan di TM Forum's Innovation Awards 2025
Program MBG Prabowo Terganjal Dukungan Pemda, Tantangan Besar untuk Distribusi Makanan Bergizi
Antusiasme Investor Membludak, IPO COIN Lebih dari 70 Kali Oversubscribed