Kamis, 4 Juni 2026

KH. Hasyim Muzadi: Ulama yang Lantang Lawan Korupsi

photo author
- Jumat, 5 September 2025 | 10:10 WIB
KH. Hasyim Muzadi: Ulama yang Lantang Lawan Korupsi (IFA.id)
KH. Hasyim Muzadi: Ulama yang Lantang Lawan Korupsi (IFA.id)

 


IFA.id- Pernah ada masa ketika bangsa ini gamang menghadapi korupsi yang merajalela. Di tengah keresahan itu, muncul sosok ulama yang tak gentar bersuara: KH. Hasyim Muzadi. Suaranya lantang, tegas, tapi tetap meneduhkan. Baginya, korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi juga pengkhianatan iman.

Sosok KH. Hasyim Muzadi

IFA.id mencatat, KH. Hasyim Muzadi adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang menjabat sebagai Ketua Umum PBNU periode 1999–2010. Ia dikenal luas sebagai ulama kharismatik, orator yang kuat, sekaligus penjaga moral bangsa.

Dalam banyak kesempatan, Hasyim Muzadi selalu menekankan pentingnya amanah. Ia percaya, jabatan apa pun adalah titipan yang harus dijaga, bukan ladang untuk memperkaya diri.

Sikap Tegas terhadap Korupsi

KH. Hasyim Muzadi sering menyebut korupsi sebagai “dosa sosial yang lebih kejam dari pencurian biasa”. Karena korupsi merugikan masyarakat luas, menghambat pembangunan, bahkan memiskinkan generasi mendatang.

Dalam wawancara yang dilansir Kompas (2005), ia menegaskan bahwa ulama wajib berdiri di garis depan melawan korupsi. Sebab, bila ulama diam, maka rakyat akan kehilangan pegangan moral.

Baca Juga: Mengapa Sholat adalah Pondasi Kehidupan Sehari-hari

Dakwah Antikorupsi

IFA.id melansir, salah satu ciri khas dakwah KH. Hasyim Muzadi adalah mengangkat isu-isu aktual. Ia tak segan menjadikan korupsi sebagai tema khutbah Jumat, ceramah di pesantren, hingga forum nasional. Tujuannya sederhana: membangkitkan kesadaran bahwa iman sejati tidak bisa sejalan dengan praktik korupsi.

Selain itu, Hasyim Muzadi juga aktif bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga antikorupsi. Ia sering diminta pendapat dalam perumusan kebijakan moral bangsa.

Warisan Pemikiran

KH. Hasyim Muzadi wafat pada 16 Maret 2017. Namun warisannya masih hidup: semangat melawan korupsi dengan basis moralitas Islam. Generasi santri yang ia didik terus membawa pesan bahwa kejujuran adalah pondasi utama pembangunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X