Kamis, 4 Juni 2026

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

- Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB
Belajar dengan bijak di era digital, menjadikan teknologi sebagai jalan menuju ilmu dan keberkahan. (Foto/Ilustrasi)
Belajar dengan bijak di era digital, menjadikan teknologi sebagai jalan menuju ilmu dan keberkahan. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Era digital menguji kemampuan manusia menjaga ketenangan. Notifikasi bisa mengacaukan fokus yang sedang dibangun. Belajar lima menit, berpindah ke gim, lalu kembali. Belum lagi distraksi sosial media yang menawarkan hiburan tanpa henti.

Dalam situasi ini, adab menuntut ilmu memiliki makna baru: menjaga ketenangan, menghormati waktu, dan mengurangi gangguan. Ulama dahulu mematikan lampu minyak rumah agar tidak terdistraksi oleh warna cahaya; kini, mungkin versi modernnya adalah mengaktifkan mode sunyi.

IFA.id melihat bahwa kunci belajar digital yang benar bukan menolak teknologi, tetapi mengelolanya. Islam tidak memusuhi kemajuan, justru mendorong umatnya untuk melek sains, memahami dunia, dan bijak terhadap perubahan.

Nabi sendiri mengajarkan pentingnya hikmah, dan hikmah dapat muncul dari mana saja selama tidak melanggar batas. Belajar melalui kitab klasik atau aplikasi sama-sama boleh, asalkan adabnya terjaga. Yang perlu dikawal adalah niat, fokus, dan akhlak.

Baca Juga: Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Ada kenyataan menarik. Banyak orang kini rajin mengoleksi ratusan materi belajar digital, dari e-book sampai video kajian. Namun ketika ditanya apa yang benar-benar dipahami, jawabannya sering samar.

Dalam tradisi keilmuan Islam, yang penting bukan banyaknya bahan, tetapi dalamnya pemahaman. Para ulama menyebutnya ilmunya menancap, bukan sekadar lewat. Jika teknologi membuat belajar cepat namun tidak menancap, maka perlu ada jeda. Jeda bukan hanya berhenti sejenak, tetapi memberi ruang bagi ilmu untuk meresap.

Dalam pandangan Islam, belajar juga terkait adab. Adab kepada guru, adab kepada ilmu, adab kepada diri sendiri. Tantangan di era digital adalah hilangnya jarak penghormatan.

Semua orang bisa berkomentar pada ulama, merasa setara dengan ahli ilmu hanya karena menonton cuplikan kajian.

Baca Juga: Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Padahal penghormatan kepada guru adalah bagian dari keberkahan. Teknologi yang mendekatkan manusia tidak boleh menghilangkan adab. Guru tetap guru, meski hanya tampil di layar.

Meski begitu, IFA.id menyadari bahwa era digital juga membuka peluang besar. Seseorang di desa kini bisa mengakses kajian dari ulama yang tinggal di kota besar. Pelajar yang tak mampu membeli buku dapat membaca kitab secara gratis.

Materi yang dulu sulit dicari kini tersedia luas. Ini salah satu bentuk rahmat yang perlu dimanfaatkan. Teknologi menjadi wasilah, sementara ruh menuntut ilmu tetap sama: ketekunan, kejujuran, kerendahan hati, dan harapan besar bahwa ilmu akan mengubah diri.

Ada satu kisah sederhana yang sering disampaikan para guru. Ilmu itu cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke hati yang gelisah. Gelisah itu bisa berupa niat yang kurang lurus atau pikiran yang dipenuhi gangguan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB

Terpopuler

X