Menuntut ilmu menuntut manajemen waktu yang baik: tidak membuang waktu untuk hal sia-sia, tidak menunda pekerjaan penting, dan memberikan waktu khusus untuk membaca atau memikirkan pelajaran.
IFA.id mencatat bahwa disiplin waktu adalah ciri para ulama dari dulu hingga kini. Dengan menjaga waktu, seseorang menjaga ilmu tetap hidup.
Baca Juga: Air Zamzam dan Doa: Saat Harapan Menyatu dengan Keberkahan Langit
Doa Pendek untuk Penuntut Ilmu
Banyak ulama mengajarkan doa-doa ringan bagi penuntut ilmu. Salah satu yang paling masyhur adalah:
“Rabbi zidnii ‘ilmaa warzuqnii fahmaa.”
Ya Allah, tambahkanlah untukku ilmu dan anugerahkanlah kepadaku pemahaman.
Ada pula doa yang diajarkan Nabi:
“Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan tayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.”
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang Engkau terima.
IFA.id– Mengapa Adab Harus Dikembalikan?
Di tengah zaman ketika informasi berubah cepat, adab adalah jangkar yang menjaga proses belajar tetap bernilai. Belajar bukan hanya tentang mengumpulkan data, tetapi membentuk pribadi.
Baca Juga: Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Keseharian
Ketika adab kembali ke hati penuntut ilmu, maka ilmu akan menjadi cahaya. Bukan sekadar alat.
Artikel Terkait
Kisah Munculnya Zamzam: Jejak Keimanan dari Padang Gersang
Keutamaan Air Zam Zam Menurut Islam: Anugerah yang Menguatkan Iman
Benarkah Semua Produk Viral Itu Halal?
Air Zamzam: Sumber Keberkahan yang Tak Pernah Kering Menurut Perspektif Islam