Sabtu, 13 Juni 2026

Tanda dari Langit: Apa Kata Ulama tentang Meteor yang Jatuh

- Selasa, 7 Oktober 2025 | 11:47 WIB
Ketika meteor melintas di langit malam, itu bukan sekadar cahaya. Itu adalah pesan dari langit agar hati kembali tunduk pada Sang Pencipta. (Foto/Ilustrasi)
Ketika meteor melintas di langit malam, itu bukan sekadar cahaya. Itu adalah pesan dari langit agar hati kembali tunduk pada Sang Pencipta. (Foto/Ilustrasi)

Meteor dan Tanda Kebesaran Allah

Salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menjelaskan bahwa ketika para sahabat melihat bintang jatuh, Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga: Ketika Tahajud Menyembuhkan Luka Batin

“Apabila kalian melihat bintang jatuh, maka janganlah mengatakan bahwa bintang itu jatuh karena kematian atau kelahiran seseorang. Tetapi bintang itu jatuh karena Allah melemparkannya untuk sesuatu yang dikehendaki-Nya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi pembeda antara pandangan Islam dan mitos yang berkembang di masyarakat. Dulu, banyak bangsa kuno menganggap meteor sebagai pertanda buruk  kematian raja, bencana, atau malapetaka.

Namun, Islam memurnikan pandangan tersebut: meteor bukan pertanda sial, melainkan ayat kauniyah  tanda-tanda kekuasaan Allah di alam.

Meteor jatuh, meski indah, seringkali menimbulkan rasa takut. Ada kilatan cahaya, ledakan kecil, bahkan getaran di tanah. Namun, ketakutan itu justru menjadi panggilan agar manusia merenungi kebesaran Allah.

Baca Juga: Ketika Tahajud Menyembuhkan Luka Batin

Ustadz Abdul Somad dalam salah satu ceramahnya menjelaskan:

“Ketika meteor melintas dan langit tampak terbakar, itu adalah tanda bahwa Allah sedang menunjukkan betapa kecilnya bumi dibanding langit. Jangan hanya melihat fenomenanya, tapi ambil maknanya: manusia lemah tanpa pertolongan Allah.”

IFA.id mencatat, rasa kagum dan gentar yang muncul saat melihat meteor adalah bentuk alami dari khauf (rasa takut kepada Allah) dan ta’zhim (pengagungan terhadap kebesaran-Nya). Dua perasaan inilah yang menjadi fondasi keimanan sejati.

Doa yang Dianjurkan Saat Melihat Fenomena Langit

Islam mengajarkan bahwa saat melihat tanda-tanda kebesaran alam seperti gerhana, gemuruh, atau meteor, sebaiknya hati tertunduk dalam dzikir dan doa.

Baca Juga: Tahajud dan Kesuksesan: Rahasia Orang-Orang Hebat

Berikut doa yang bisa dibaca saat menyaksikan fenomena meteor atau kejadian langit lainnya:

اللّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ


“Allahu Akbar. Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menundukkannya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB

Terpopuler

X