news

Merasa Ditekan dan Diancam, Orang Tua Korban Pencabulan Anak di Bekasi Curhat ke DPR!

Selasa, 3 Februari 2026 | 18:06 WIB
Orang tua korban pencabulan anak di Bekasi mengadu ke DPR karena kasus dinilai berjalan lambat. (Abdul Halim Trian Fikri)

Permintaan tersebut dikaitkan dengan laporan balik pencemaran nama baik yang dibuat oleh terduga pelaku di Polres Metro Bekasi Kota.

Yakob menilai situasi ini semakin menekan psikologis keluarga korban.

Dugaan Pembungkaman dan Relasi Kuasa

Dalam rapat tersebut, Yakob juga menyampaikan dugaan adanya pembungkaman terhadap keluarga korban.

Baca Juga: Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Ia menyebut adanya relasi kuasa yang membuat proses hukum terasa tidak seimbang.

“Kami orang tua korban dibungkam dengan berbagai cara oleh Yayasan Perguruan Advent 14 Bekasi,” katanya.

Yakob menambahkan bahwa anak terduga pelaku memiliki posisi penting di lingkungan yayasan dan institusi keagamaan.

Baca Juga: Tak Kooperatif dan Diduga Melarikan Diri, Ramses Sinurat Abaikan Pemeriksaan Kasus Kekerasan Anak

Hal tersebut memperkuat rasa takut dan ketidakberdayaan keluarga korban.

Hak Pendidikan Anak Korban Terhambat

Yakob juga menceritakan dampak lanjutan yang dialami anaknya setelah kasus mencuat.

Anaknya disebut mengalami kesulitan untuk melanjutkan pendidikan.

“Dirampas hak asasi untuk melanjutkan pendidikan setelah satu tahun lamanya anak korban pulih dari situasi PTSD,” jelasnya.

Menurut Yakob, pihak sekolah tidak memberikan surat pindah, sehingga anak korban kesulitan masuk sekolah baru.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB