news

Mengqadha Puasa Ramadhan yang Terlewat! Panduan Lengkap dan Mudah Dipahami

Selasa, 25 Februari 2025 | 12:57 WIB

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa fardhu bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta'ala."

Niat ini diucapkan dalam hati, namun lebih baik jika dilafadzkan dengan lisan. Jika seseorang lupa berniat di malam hari, maka puasanya tidak sah.

Baca Juga: Apa Saja yang Membatalkan Puasa? Panduan Lengkap Menuju Ramadan yang Berkah

Tata Cara Melaksanakan Qadha Puasa Ramadhan

Tata cara melaksanakan qadha puasa Ramadhan sama persis dengan puasa Ramadhan pada umumnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Niat. Niat dilakukan pada malam hari sebelum fajar tiba.

  2. Sahur. Makan sahur sebelum imsak sangat dianjurkan untuk memberikan energi selama berpuasa.

  3. Menahan Diri. Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, berhubungan suami istri, dan perbuatan dosa lainnya.

  4. Menjaga Lisan dan Perbuatan. Menjaga lisan dari perkataan kotor dan perbuatan yang tidak bermanfaat.

  5. Berbuka Puasa. Berbuka puasa saat matahari terbenam dengan membaca doa berbuka puasa.

Doa Berbuka Puasa:

Dzahabadh-dhama'u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa Allah.

Artinya: "Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, dan telah tetap pahala, insya Allah."

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengqadha Puasa?

Waktu untuk mengqadha puasa Ramadhan adalah sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

Sebaiknya, qadha puasa segera dilaksanakan setelah Ramadhan berakhir. Menunda-nunda qadha puasa tanpa alasan yang jelas hukumnya makruh. Jika seseorang menunda qadha puasa hingga datang Ramadhan berikutnya, maka ia wajib mengqadha puasanya dan membayar fidyah.

Baca Juga: Makna dan Keutamaan Ibadah Qurban dalam Islam: Ketaatan, Kepedulian Sosial, dan Pahala Besar di Sisi Allah SWT

Membayar Fidyah Pengganti Puasa bagi yang Tidak Mampu Mengqadha

Fidyah adalah sejumlah harta yang wajib diberikan kepada fakir miskin sebagai pengganti puasa bagi orang yang tidak mampu mengqadha puasanya karena alasan tertentu. Berikut adalah golongan orang yang wajib membayar fidyah:

  1. Orang Tua Renta. Orang tua yang sudah sangat lemah dan tidak mampu berpuasa.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB