IFA.id -- Pada 20 Maret 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi yang berdampak signifikan pada sektor penerbangan di Indonesia, khususnya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Erupsi ini menyebabkan pembatalan sejumlah penerbangan internasional dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan wisatawan dan pelaku industri pariwisata.(Bisnis.com)
Kronologi Erupsi Gunung Lewotobi
Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada Kamis malam, 20 Maret 2025, dengan status naik menjadi Awas (Level IV). Erupsi ini mengeluarkan abu vulkanik yang tersebar hingga ke wilayah udara Bali, mengganggu jalur penerbangan dan menyebabkan pembatalan serta penundaan sejumlah penerbangan internasional.(liputan6.com)
Dampak pada Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai
Pembatalan Penerbangan
Sebanyak tujuh penerbangan internasional dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi. Mayoritas penerbangan yang dibatalkan adalah milik maskapai Jetstar dengan rute dari Australia ke Bali, termasuk Melbourne, Sydney, Brisbane, Adelaide, dan Perth. Selain itu, satu penerbangan Air Asia rute Kuala Lumpur juga dibatalkan. (detikcom, Radar Bali, liputan6.com)
Baca Juga: Kebakaran Hutan Melahap Korea Selatan: Warga Mengungsi, Situs Warisan Dunia Terancam
Penundaan Penerbangan
Selain pembatalan, beberapa penerbangan internasional mengalami penundaan, termasuk rute Singapura dengan Singapore Airlines, Bangkok dengan Thai Air Asia, Kuala Lumpur dengan Air Asia, serta Brisbane dan Melbourne dengan Virgin Airways. (ANTARA News)
Tindakan yang Diambil oleh Bandara Ngurah Rai
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi ini, termasuk:(Antara News)
-
Pemeriksaan Landasan: Melakukan pemeriksaan landasan pacu (paper test) untuk memastikan tidak ada abu vulkanik yang mengendap di area bandara.(detikcom)
-
Informasi kepada Penumpang: Menyediakan help desk di lantai dua Terminal Internasional untuk memberikan informasi dan bantuan kepada penumpang yang terdampak.(detikcom)
-
Koordinasi dengan Maskapai: Bekerja sama dengan maskapai untuk memberikan opsi kepada penumpang, seperti pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (re-route).(Bisnis.com)
Dampak pada Penumpang dan Pariwisata
Pembatalan dan penundaan penerbangan ini berdampak pada ribuan penumpang, terutama wisatawan internasional yang berencana berkunjung atau kembali dari Bali. Beberapa penumpang memilih untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Bali, sementara yang lain mencari alternatif penerbangan melalui rute yang berbeda.(detikcom)
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki memberikan dampak signifikan pada operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali. Meskipun bandara tetap beroperasi, pembatalan dan penundaan penerbangan internasional menimbulkan tantangan bagi penumpang dan industri pariwisata. Koordinasi antara pihak bandara, maskapai, dan otoritas terkait sangat penting untuk mengatasi situasi ini dan meminimalkan dampak negatifnya.(Bisnis.com)
Baca Juga: Dua Geopark Indonesia Resmi Ditetapkan Menjadi Geopark Global oleh UNESCO
Artikel Terkait
Pemerintah Andalkan Satgas UMKM Kawal Program KUR dan Penghapusan Piutang Macet Rp486 Miliar
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor Senilai Rp1,5 Triliun
Turkmenistan Membuka Negaranya Untuk Pariwisata: Inilah Kemudahan Baru Bagi Wisatawan!
MRT Malaysia-Singapura Beroperasi Tahun 2026: Perjalanan Lintas Negara dalam Hitungan Menit
Panggilan untuk Penggemar! Pameran Doraemon Terbesar di Dunia Hadir di Bangkok Mulai Mei 2025