Kamis, 4 Juni 2026

Adab dalam Berkomentar di Media Sosial Menurut Islam: Jangan Asal Ketik!

- Kamis, 20 Maret 2025 | 21:40 WIB
Adab dalam Berkomentar di Media Sosial Menurut Islam (Foto/Pinterest.)
Adab dalam Berkomentar di Media Sosial Menurut Islam (Foto/Pinterest.)

"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui."

Sebagai Muslim, kita wajib memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

2.4. Menjaga Privasi dan Aib Orang Lain

Islam melarang seseorang untuk membuka aib orang lain. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat." (HR. Muslim)

Jangan sampai komentar kita justru membuka aib seseorang dan merugikan mereka.

2.5. Berkomentar dengan Niat yang Baik

Setiap perbuatan tergantung pada niatnya. Sebelum berkomentar, tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini bermanfaat? Apakah ini akan menyakiti orang lain?

Baca Juga: Gunakan Media Sosial dengan Bijak! Ini 10 Tips Islami agar Berkah dan Bermanfaat

2.6. Menghindari Perdebatan yang Tidak Perlu

Rasulullah SAW bersabda:

"Aku menjamin sebuah rumah di surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia benar." (HR. Abu Dawud)

Jika ada perdebatan yang tidak membawa manfaat, lebih baik diam atau menghindari perdebatan yang bisa menimbulkan permusuhan.


3. Dampak Buruk Berkomentar Tanpa Adab

3.1. Menyebabkan Perselisihan dan Permusuhan

Komentar yang kasar bisa memicu konflik yang lebih besar dan merusak hubungan sosial.

3.2. Mendapat Dosa karena Ucapan yang Menyakiti

Setiap kata yang kita ucapkan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seseorang mengucapkan suatu kata yang ia anggap ringan, padahal kata itu menjatuhkannya ke dalam neraka sejauh antara timur dan barat." (HR. Bukhari & Muslim)

3.3. Kehilangan Kepercayaan dan Reputasi

Orang yang sering berkomentar kasar atau menyebarkan fitnah akan kehilangan kepercayaan dari orang lain dan sulit dipercaya dalam kehidupan nyata.

3.4. Terjerumus dalam Sifat Riya dan Ujub

Banyak orang berkomentar di media sosial hanya untuk mencari perhatian atau validasi. Islam melarang sifat riya (pamer) dan ujub (bangga diri), karena bisa merusak niat kita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X