Kamis, 4 Juni 2026

Tips ampuh! Ibadah tetap optimal walau sedang bepergian. Buktikan sendiri!

Puspita Sari, Ifa.id
- Kamis, 6 Maret 2025 | 22:00 WIB
Tips ampuh! Ibadah tetap optimal walau sedang bepergian. Buktikan sendiri! (Foto/YouTube)
Tips ampuh! Ibadah tetap optimal walau sedang bepergian. Buktikan sendiri! (Foto/YouTube)
  • Jarak tempuh minimal 82 km.

  • Shalat yang diqashar adalah Dzuhur, Ashar, dan Isya.

  • Perjalanan masih berlangsung saat shalat dilaksanakan.

  • Niat qashar saat takbiratul ihram.

  • Tidak bermakmum pada imam yang tidak musafir.
    Niat Shalat Qashar:

    • Dzuhur: أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَصْرًا للهِ تَعَالَى (Ushallî fardhaz dzuhri rak’ataini mustaqibilal qiblati qashran lillâhi ta’âlâ) yang artinya “Saya shalat fardhu Dzuhur dua rakaat dengan menghadap kiblat, fardhu, qashar, karena Allah ta’ala”.

    • Ashar: أُصَلِّيْ فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَصْرًا للهِ تَعَالَى (Ushallî fardhal ‘ashri rak’ataini mustaqibilal qiblati qashran lillâhi ta’âlâ) yang artinya “Saya shalat fardhu Ashar dua rakaat dengan menghadap kiblat, fardhu, qashar, karena Allah ta’ala”.

    • Isya: أُصَلِّيْ فَرْضَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَصْرًا للهِ تَعَالَى (Ushallî fardhal ‘isya’i rak’ataini mustaqibilal qiblati qashran lillâhi ta’âlâ) yang artinya “Saya shalat fardhu Isya dua rakaat dengan menghadap kiblat, fardhu, qashar, karena Allah ta’ala”.

  • Shalat Jama'

    Musafir diperbolehkan untuk menggabungkan (jama') dua shalat wajib dalam satu waktu. Terdapat dua jenis shalat jama', yaitu:

    • Jama' Taqdim: Menggabungkan dua shalat di waktu shalat yang pertama (contoh: Dzuhur dan Ashar dikerjakan di waktu Dzuhur).

    • Jama' Ta'khir: Menggabungkan dua shalat di waktu shalat yang kedua (contoh: Dzuhur dan Ashar dikerjakan di waktu Ashar).

  • Boleh Tidak Berpuasa

    Musafir diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, wajib mengganti (qadha) puasa tersebut di hari lain setelah bulan Ramadhan berakhir.

    Pilihlah antara berpuasa atau tidak berdasarkan kondisi dan kemampuan Anda. Jika perjalanan terasa terlalu berat dan mengganggu ibadah, maka lebih baik tidak berpuasa dan menggantinya di lain waktu.

  • Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

    Tags

    Artikel Terkait

    Terkini

    Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

    Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

    Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

    Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

    Terpopuler

    X