c. Gunakan Alat Riset Keyword
Tools seperti Ubersuggest, Ahrefs, atau VidIQ dapat membantu menemukan keyword dengan volume pencarian tinggi dan persaingan rendah.
Contoh keyword populer:
-
“Menu sahur sehat dan praktis”
-
“Doa berbuka puasa lengkap”
-
“Tips kuat puasa bagi pekerja”
-
“Kajian singkat Ramadhan”
Gunakan keyword ini di judul, deskripsi, dan tag video Anda.
3. Menyusun Skrip Video Agar Menarik & Engaging
Agar video tidak membosankan, buat skrip yang menarik:
-
Hook (Pembuka yang Menarik)
-
Bisa berupa pertanyaan, fakta mengejutkan, atau kutipan inspiratif.
-
Contoh: “Tahukah Anda? Tidur saat puasa ternyata memiliki manfaat luar biasa!”
-
-
Isi (Value-Packed Content)
-
Berikan informasi yang bermanfaat dan relevan dengan topik.
-
Gunakan storytelling agar audiens tetap terlibat.
-
-
CTA (Call-to-Action)
Artikel Terkait
Menemukan Ketenangan Hidup dengan Iman dan Amal Sholeh
Mad Bagel: Sukses Bisnis Roti Bagel di Tengah Pandemi Berkat E-commerce
Mudah & Akurat! Teknologi Penghitung Zakat Online untuk Umat Muslim
Bagaimana Teknologi Mengubah Pola Ibadah di Bulan Ramadhan? Temukan Dampaknya di Sini!
Influencer, Yuk Sebar Pesan Positif di Bulan Puasa! Begini Caranya Agar Lebih Berdampak