Kamis, 4 Juni 2026

Bolehkah Berbuka Puasa dengan Makanan Manis Berlebihan? Menelisik Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Puspita Sari, Ifa.id
- Selasa, 25 Februari 2025 | 21:30 WIB
Bolehkah Berbuka Puasa dengan Makanan Manis Berlebihan? Menelisik Dampak Buruknya Bagi Kesehatan (Foto/YouTube)
Bolehkah Berbuka Puasa dengan Makanan Manis Berlebihan? Menelisik Dampak Buruknya Bagi Kesehatan (Foto/YouTube)

 

IFA.id -- Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selain menjalankan ibadah puasa, salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah saat berbuka puasa.

Berbuka puasa menjadi waktu yang istimewa untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan lezat setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Namun, seringkali kita terlena dengan berbagai hidangan manis yang menggugah selera, sehingga lupa akan batasan dan dampak buruknya bagi kesehatan.

Mengapa Makanan Manis Begitu Menggoda Saat Berbuka Puasa?

Setelah seharian berpuasa, kadar gula darah dalam tubuh cenderung menurun. Hal ini memicu otak untuk mengirimkan sinyal rasa lapar dan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Makanan manis dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan memberikan energi instan, sehingga terasa sangat memuaskan setelah seharian menahan lapar.

Selain itu, faktor psikologis juga berperan penting. Makanan manis seringkali diasosiasikan dengan hadiah atau penghargaan. Setelah berhasil menahan diri dari makan dan minum selama berjam-jam, banyak orang merasa pantas untuk memanjakan diri dengan makanan manis saat berbuka puasa.

Faktor budaya dan tradisi juga turut memengaruhi. Di berbagai daerah, terdapat hidangan manis khas Ramadan yang selalu hadir saat berbuka puasa. Hal ini menciptakan kebiasaan dan ekspektasi untuk mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa.

Baca Juga: Dua Ruas Tol Trans-Sumatera Siap Diresmikan Buat Mudik Lebaran 2025

Dampak Buruk Mengonsumsi Makanan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Meskipun makanan manis dapat memberikan energi instan dan terasa memuaskan, mengonsumsinya secara berlebihan saat berbuka puasa dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa dampak buruk yang perlu Anda waspadai:

  1. Lonjakan Gula Darah yang Drastis

    Makanan manis, terutama yang mengandung gula sederhana seperti sukrosa dan fruktosa, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Lonjakan gula darah ini dapat memicu pelepasan insulin secara berlebihan oleh pankreas.

    Insulin berfungsi untuk memasukkan gula darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi. Namun, jika insulin dilepaskan terlalu banyak, kadar gula darah dapat turun terlalu rendah, menyebabkan hipoglikemia atau kadar gula darah rendah.

    Hipoglikemia dapat menyebabkan berbagai gejala seperti lemas, pusing, gemetar, berkeringat dingin, sulit berkonsentrasi, dan bahkan pingsan.

    Selain itu, lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kelelahan, dan keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan manis.

  2. Resistensi Insulin dan Risiko Diabetes Tipe 2

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X