Kamis, 4 Juni 2026

Hukum dan Rukun Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui

Puspita Sari, Ifa.id
- Selasa, 25 Februari 2025 | 11:38 WIB
Hukum dan Rukun Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui (Foto/YouTube)
Hukum dan Rukun Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui (Foto/YouTube)

Baca Juga: Doa dan Amalan yang Dianjurkan pada Hari Raya Idul Fitri untuk Meraih Keberkahan

Keringanan dalam Puasa Ramadhan

Islam memberikan keringanan bagi umatnya yang mengalami kesulitan dalam menjalankan puasa Ramadhan. Berikut adalah beberapa keringanan atau rukhsah dalam puasa:

  1. Orang sakit yang tidak mampu berpuasa diperbolehkan untuk tidak berpuasa tetapi wajib menggantinya di kemudian hari (qadha). Jika penyakitnya permanen sehingga tidak memungkinkan untuk qadha maka wajib membayar fidyah

  2. Musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan jauh diperbolehkan untuk tidak berpuasa tetapi harus menggantinya di hari lain

  3. Wanita hamil dan menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika khawatir akan kesehatan dirinya atau bayinya tetapi harus mengganti puasanya di kemudian hari atau membayar fidyah sesuai kondisi

  4. Orang tua renta yang sudah tidak mampu berpuasa wajib membayar fidyah sebagai pengganti puasanya

Baca Juga: Fathu Makkah: Misi Suci yang Membawa Kedamaian ke Jazirah Arab

Penjelasan tentang Fidyah dan Qadha

  1. Fidyah adalah memberi makan kepada fakir miskin sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan karena alasan tertentu seperti usia lanjut atau kondisi medis permanen.

    Besaran fidyah adalah satu mud (sekitar 0,75 kg) makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan

  2. Qadha adalah mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain di luar bulan Ramadhan sebelum datangnya bulan Ramadhan berikutnya

Rukun Puasa Ramadhan

Rukun puasa adalah hal-hal yang wajib dipenuhi agar ibadah puasa sah menurut syariat Islam. Ada dua rukun utama dalam puasa Ramadhan:

  1. Niat untuk berpuasa karena Allah SWT. Niat harus dilakukan pada malam hari sebelum waktu Subuh tiba.

    Niat ini boleh dilafalkan atau cukup diucapkan dalam hati selama ada kesadaran bahwa kita akan menjalankan ibadah puasa

  2. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari seperti makan, minum, muntah dengan sengaja, hubungan suami istri, keluarnya air mani dengan sengaja, haid atau nifas bagi wanita, hilang akal (gila), dan murtad (keluar dari agama Islam)

Baca Juga: Jangan Terlalu Sibuk! Islam Mengajarkan Kita untuk Seimbang Antara Dunia dan Akhirat

Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Agar ibadah puasa tetap sah kita harus menghindari hal-hal berikut:

  1. Makan dan minum dengan sengaja

  2. Muntah dengan sengaja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X