Kamis, 4 Juni 2026

Fakta-fakta mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas: Penukaran tahanan, bantuan yang masuk, dan penghentian pertikaian di Gaza

Kalih Putra, Ifa.id
- Selasa, 21 Januari 2025 | 18:37 WIB
Fakta-fakta mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas: Penukaran tahanan, bantuan yang masuk, dan penghentian pertikaian di Gaza ((Freepik))
Fakta-fakta mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas: Penukaran tahanan, bantuan yang masuk, dan penghentian pertikaian di Gaza ((Freepik))

Rencana ini diperkirakan berlangsung tiga hingga lima tahun dan akan mendapat pengawasan internasional untuk memastikan prosesnya berjalan lancar. Namun, ada tantangan besar mengenai siapa yang akan mengelola Gaza setelah konflik.

Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, mendesak Otoritas Palestina untuk mengambil alih pemerintahan sementara, tetapi dukungan Arab akan bergantung pada pengakuan negara Palestina yang merdeka.

Baca Juga: Perjanjian Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, Mengakhiri Konflik yang Terkonsolidasi Selama Lebih dari 460 Hari

Tantangan pascakonflik: siapa yang akan memimpin Gaza?

Setelah gencatan senjata berlaku, ada ketidakpastian besar tentang siapa yang akan memerintah Gaza. Amerika Serikat telah mengusulkan agar Otoritas Palestina, dengan bantuan negara-negara internasional, memimpin pemerintahan sementara di Gaza.

Namun, dukungan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, akan bergantung pada bagaimana proses menuju pembentukan negara Palestina yang merdeka berkembang.

"Rencana ini hanya akan didukung jika ada jalan menuju negara Palestina yang diakui," kata Blinken dalam pernyataannya. Israel sendiri tidak menawarkan alternatif apa pun kepada pemerintah setelah konflik Gaza.

Baca Juga: Hamas Klaim Israel Gagal Capai Tujuan dalam Perang Gaza

Ketidakpastian ini menambah tantangan bagi upaya untuk mencapai perdamaian abadi di wilayah yang telah lama terpecah.

Gencatan senjata menawarkan harapan baru bagi warga Gaza yang telah lama menderita akibat perang, meskipun jalan menuju perdamaian abadi masih panjang dan penuh tantangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X